Berita

Siswa di Singapura diberi hand sanitizer sebelum masuk kelas/Net

Dunia

'Libur Corona' Telah Usai, Para Siswa Di Singapura Kembali Bersekolah

SELASA, 02 JUNI 2020 | 15:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tembakan laser pemindai suhu, masker, hingga bau alkohol dari disinfektan dan hand sanitizer tampaknya akan menjadi hal-hal yang terus ditemui oleh siswa di Singapura ketika bersekolah.

Ya. Banyak anak-anak Singapura yang sudah mulai kembali bersekolah pada Selasa (2/6).

Menjadi salah satu negara dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi di Asia tidak membuat Singapura takut untuk melonggarkan pembatasan sosialnya secara bertahap.


Selain sekolah, salon dan beberapa bisnis juga dibuka pada hari yang sama.

"Anda harus memulai kembali kehidupan normal pada suatu saat. Sekolah melakukan semua langkah yang mungkin untuk menghindari virus," ujar Harsha Yavagal, yang baru mengirim anak-anaknya ke sekolah.

Seperti yang dikatakan oleh Yavagal dan seperti yang dilaporkan CNA, pemerintah Singapura melakukan berbagai langkah agar bisa menjamin keselamatan anak-anak saat bersekolah.

Setelah bel berbunyi, siswa akan menyanyikan lagu kebangsaan dengan tetap memakai masker. Guru kemudian meminta para siswa untuk mengecek suhunya sendiri dan mencatatnya.

Para siswa juga diedukasi untuk terus membersihkan termometer dan barang-barang lain dengan lap alkohol.

Di kantin, para siswa duduk secara terpisah. Alih-alih melakukan percakapan secara langsung, para guru meminta siswa untuk menyatakan pendapatnya mengenai kembali ke sekolah melalui smartphone.

Seperti pengalaman dan studi dari beberapa negara di Eropa, relaksasi memicu meningkatnya risiko infeksi Covid-19.

Saat ini saja, Singapura sudah melaporkan lebih dari 35 ribu kasus Covid-19 yang didominasi oleh para pekerja migran.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya