Berita

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad/Net

Politik

Khawatir Jadi Masalah Baru, Pimpinan DPR Kurang Setuju New Normal Pada Sektor Pendidikan

SELASA, 02 JUNI 2020 | 13:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah tengah melakukan kajian mengenai kehidupan normal baru yang bakal diterapkan dalam waktu dekat. Kehidupan normal baru tidak hanya lingkup orang dewasa, tapi juga akan melibatkan sekolah.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan telah meminta pemerintah untuk mengkaji kembali adanya kebijakan new normal terutama dalam hal pendidikan.

"Bulan lalu saya mengatakan bahwa, dalam penerapan new normal khusus sektor pendidikan, masih harus didetailkan karena menyangkut berbagai aspek. Salah satunya ya aspek keamanan anak-anak. Saya mendapatkan banyak pertanyaan dan keluhan, terkait hal ini," ujar Dasco, Selasa (2/6).


Menurut politisi Gerindra ini, sulit untuk memberikan garansi kepada sekolah agar anak-anak bisa terbebas dari bahaya Covid-19 yang menyebar lewat kegiatan belajar mengajar di sekolah.

"Yang ada akan menjadi masalah baru. Ketika ada salah satu murid yang terinfeksi. Sekolah akhirnya diliburkan lagi, dan sekolah akan mendapat tuntutan hukum dari orangtua," ucap Dasco.

Dia menerangkan wabah Covid-19 masih berlangsung dan juga belum ditemukan penawarnya hingga saat ini. Dia memberikan solusi agar Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim bekerjasama dengan Kominfo untuk membuat sebuah jaringan khusus pendidikan dari jarak jauh.

"Buat aplikasi khusus sekolah dan buat jalur koneksi internet tersendiri yang stabil. Setiap murid diberikan ID khusus untuk bisa akses ke aplikasi. ID itu akan masuk pada jalur internet khusus, sehingga bisa digunakan secara gratis, tidak membebankan orangtua murid. Karena tidak semua orangtua murid mampu membeli kuota," tutup Dasco.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya