Berita

Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Gerindra Kamrussamad /Net

Politik

Jauh Sebelum Ada Pandemik Covid-19, Kondisi BUMN Sudah Banyak Yang Sekarat

SELASA, 02 JUNI 2020 | 05:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Gerindra Kamrussamad menyampaikan kondisi BUMN saat ini memiliki beban yang cukup besar sejak sebelum dihantam wabah virus corona baru (Covid-19).

Demikian disampaikan Kamrussamad dalam diskusi virtual bertemakan "Ada Dana Besar BUMN dibalik Skenario PEN & New Normal Ekonomi. Gimana Dunia Usaha?" Senin (1/6).

“Kondisi BUMN kita, sebelum Covid-19 sudah memiliki beban yang cukup besar, ada sampel 10 BUMN dengan utang terbesar itu di sektor keuangan, sektor energi, sektor perbankan, dan di sektor infrastruktur, sektor telekomunikasi, bahkan ada juga pangan berkaitan dengan pupuk, bahkan di Taspen itu sendiri,” ungkap Kamrussamad.


Menurut Kamrussamad, kondisi itu menunjukkan bahwa dalam rentang lima tahun terakhir kondisi BUMN memang telah terpuruk jauh sebelum adanya wabah Covid-19.

“Ini perlu diketahui, jika kita lihat lagi di data kementerian keuangan ada 12 BUMN yang mengalami kerugian di 2018, dipaparkan di 2019, sebagian BUMN mendapatkan penyertaan modal negara (PNM), tetapi setelah mendapatkan PNM, masih mengalami kerugian ini beberapa update yang kami sampaikan,” jelasnya.

Politisi Partai Gerindra ini juga meneliti bagaimana kondisi BUMN di tahun 2019. Meskipun ada yang sehat, Ia mencatat bahwa BUMN setelah dikaji ternyata tengah sekarat.

“Ada yang sehat ada yang sekarat, kalau sekarang ini kalau sehatpun menuju sekarat atau demam tinggi. Jadi, tidak banyaklah, sebutlah seperti Garuda, Perum Bulog, kereta api, dan beberapa perbankan yang bergabung di Himbara, juga tanpa skema penguatan likuiditas maka perlu sulit utuk hisa di akhir kuartal tahun ini,” bebernya.

Selain itu, kondisi BUMN di sektor energi seperti PLN, Pertamina dan Krakatau Steel juga mengalami guncangan dahsyat sebelum dan sesudah dilumpuhkan Covid-19.

"Dari yang sekarat ini sebelum Covid, seperti Krakatau Steel, Pertamina PLN, termasuk yang akan mendapatkan, baik dalam bentuk dana talangan, atau dalam bentuk PNM, atau bentuk dana kompensasi. Ssebetulnya sebelum Covid-19 ini mereka sudah jauh agak kesulitan dari segi keuangan,” tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya