Berita

Warga Surabaya jalani rapid test Covid-19 yang difasilitasi BIN/RMOL

Nusantara

Lagi, BIN Temukan 187 Orang Reaktif Covid-19 Saat Gelar Rapid Test Di Surabaya

SENIN, 01 JUNI 2020 | 23:20 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Badan Intelijen Negara (BIN) melanjutkan rangkaian rapid test masal di Surabaya, Jawa Timur. Memasuki hari keempat, BIN menggelar rapid test Covid-19 di dua titik di Surabaya.

Rapid Test massal ini digelar guna memutus rantai penyebaran Covid-19 yang merupakan arahan langsung dari Kepala BIN, Jenderal (Purn) Budi Gunawan.

Adapun dua titik rapid test massal pada Senin (1/6) ini berada di Taman Mundu, Jalan Tambaksari, Surabaya (depan Stadion 10 November) dan di Terminal Manukan, Jalan Manukan, Surabaya, Jawa Timur.


Head of Medical Intelligence, Dr Sri Wulandari, salah satu dokter yang menangani rapid test Covid-19 yang digelar BIN di Surabaya mengungkapkan di lokasi pertama di Terminal Manukan, Surabaya, BIN telah melakukan test Covid-19 terhadap 555 orang. Dari jumlah itu, 54 orang hasilnya reaktif.

"Yang sudah melakukan swab test atau PCR (Polymerase Chain Reaction) test 56 orang (2 orang tambahan dari Puskesmas setempat yang sudah reaktif). Mereka langsung ikut swab test berdasarkan rekomendasi dari puskesmas," kata Dr Wulan, Senin (1/6).

Sementara itu, di lokasi kedua rapid test massal di Taman Mundu atau tepat di seberang stadion Gelora 10 November, Surabaya, BIN telah melakukan test terhadap 540 orang, dengan jumlah warga yang reaktif mencapai 133 orang. Adapun yang melakukan swab test berjumlah 189 orang.

"Jumlah yang reaktif 133 orang, yang swab test atau PCR (Polymerase Chain Reaction) test 189 orang (Ada tambahan 56 orang dari puskesmas). Tapi mereka tetap ikut rapid test dari awal dan diikutkan swab test karena hasilnya sudah reaktif dari puskesmas," jelasnya.

Kegiatan rapid test massal ini didukung tenaga medis, analis laboratorium dan tenaga pedukung sebanyak 40 orang dari Jakarta dan dibantu 20 anggota Binda Jatim.

Satgas lawan Covid-19 BIN membawa langsung Mobil Laboratorium Covid-19, ambulance dan peralatan pendukung lainnya untuk dioperasikan selama 9 hari di kota Surabaya dan sekitarnya.

Mobil Laboratorium ini, merupakan 1 dari 5 mobil laboratorium Biosafety Level 2 (BSL-2) yang bersertifikat internasional pertama di Indonesia.

Dalam rapid test ini, BIN menyiapkan 2.000-3.000 alat rapid test beserta 2 mobil lab untuk test PCR atau swab test dalam satu hari. Swab Test ini diperuntukan bagi warga yang reaktif (positif) Covid-19. 1 unit Mobile Lab dari BIN ini dapat mengambil 300 sampel per harinya. Adapun hasil Swab Test bisa diketahui hanya dalam 2,5 jam.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya