Berita

Mendikbud Nadiem Makarim/Net

Politik

Selain Minta Polisi Tangkap Pelaku Teror Pada Mahasiswa UGM, Nadiem Harus Jamin Kebebasan Mimbar Akademik

SENIN, 01 JUNI 2020 | 05:44 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Aksi intimidasi terhadap panitia dan narasumber diskusi Mahasiswa Hukum di Universitas Gadjah Mada (UGM) harus mendapat perhatian dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Ketua Ikatan Alumni Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES) Muhtar Said menyatakan, diskusi bertema "Persoalan pemecatan presiden di tengah pandemik ditinjau dari Sistem ketatanegaraan" masih dalam ruang kewenangan Kemendikbud.

Said meminta Menteri Nadiem bersuara dan memastikan bahwa kebebasan mimbar akademik di kampus berjalan sebagaimana mestinya.


"Diskusi terusebut masih dalam ruang kewenangan Kemendikbud, untuk itu sang menteri (Nadiem Makarim) harus segera menjamin mimbar akademik di kampus," kata Said kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin dini hari (1/6).

Lebih lanjut pengajar hukum Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) ini menegaskan bahwa Kemendikbud sebagai institusi yang menaungi eksistensi perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong aparat penegak hukum segera menangkap pelaku teror.

"Kemendikbud mempunyai tanggung jawab moral untuk mendorong aparat penegak hukum segera menangkap pelaku teror kepada Guru Besar UII dan civitas akademika lainnya," demikian kata Said.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya