Berita

ILustrasi aktivitas buruh saat bekerja di pabrik/Net

Kesehatan

Usul Berlakukan New Normal Di Tempat Kerja, Pelaku Industri Diminta Jalankan Protokol Covid-19

MINGGU, 31 MEI 2020 | 23:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Labor Institute Indonesia atau Institute Kebijakan Alternatif  Ketenagakerjaan Indonesia mengimbau para pelaku industri seperti pengusaha dan pekerja memberlakukan sistem kerja new normal guna mencegah penyebaran pandemik virus corona baru (Covid-19).

Sekretaris Eksekutif Labor Institute Indonesia Andy William Sinaga berpendapat  libur hari raya Idul Fitri ini penyesuaian dan konsolidasi dunia usaha di Indonesia sudah mulai bergerak dengan mulai beroperasinya pabrik-pabrik di kawasan industri yang tentu saja para pekerja/buruh mulai beraktivitas menjalankan proses produksi.

“Konsep new normal dalam proses produksi perlu diperhatikan dan dijalankan oleh para pelaku industri, yaitu pengusaha dan pekerja/buruh. Pengusaha perlu membuat peraturan agar para pekerja/buruh membawa pakaian ganti setelah bekerja,” ujar Andy lewat keterangan persnya, Minggu (31/5).


Menurutnya, konsep new normal bagi pelaku industri tersebut harus sejalan dengan pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat sebelum memasuki pabrik, di dalam pabrik, dan setelah beraktivitas di pabrik maupun pulang kerja.

“Sebelum masuk pabrik atau bekerja, Pengusaha wajib mengukur suhu tubuh dan rapid test kepasa para pekerja/buruhnya, bila perlu dilakukan swab test untuk memastikan kesehatannya. Pengusaha wajib menyediakan masker dan sarung tangan,” katanya.

Andy menambahkan untuk aktivitas di dalam pabrik, perlu pengaturan jarak dalam bekerja, menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer.

“Ketika selesai bekerja dan hendak pulang, dipastikan para pekerja membersihkan diri, dan mengganti seluruh pakaiannya dengan pakaian baru, sehingga ketika pulang ke rumah sudah dalam keadaaan bersih,” tandasnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya