Berita

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito/Net

Nusantara

Gugus Tugas Catat 414 Daerah Terdampak Covid Dan 102 Lainnya Masuk Zona Hijau

SABTU, 30 MEI 2020 | 20:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah daerah terdampak virus corona baru atau Covid-19 hingga Sabtu (30/5) hari ini tidak mengalami pertambahan, karena jumlahnya sama dengan data kemarin yaitu 414 kabupaten kota di 34 Provinsi di Indonesia.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan, masih ada 102 kabupaten kota yang masuk zona hijau atau belum terdampak penularan virus corona.

"Ada 102 kabupaten kota yang tidak atau belum terdampak yang berwarna hijau, di seluruh Indonesia," ujar Wiku Adisasmito dalam jumpa pers di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (30/5).


Jumlah itu, disebutkan Wiku masih tergolong cukup banyak. Sementara, 414 daerah yang terdampak masuk kategori zona kuning atau kawasan beresiko rendah, zona oranye kawasan beresiko sedang, dan zona merah atau kawasan dengan resiko tinggi penularan virus corona.

Oleh karena itu, Wiku memastikan bahwa pemerintah sejauh ini masih sedang mempertimbangkan landasan ilmiah untuk mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat kepada normal yang baru atau new normal.

Dalam menentukan kriteria suatu daerah yang layak menerapkan new normal, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengacu kepada usulan WHO, dengan 11 indikator yang telah disusun.

"Di sini ada 11 indikator, terutama kita ingin melihat penurunan jumlah kasus selama dua minggu sejak puncak terakhirnya dengan target lebih dari 50 persen untuk setiap daerah atau wilayah," demikian Wiku Adisasmito.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya