Berita

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kedatangan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan II), Marsekal Muda Imran Baidirus dan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Agus Andriyanto/Net

Nusantara

Dikunjungi Pangkogabwilhan II Dan Kabaharkam Polri, Gubernur Khofifah Dua Kata Kunci Penanganan Covid-19

SABTU, 30 MEI 2020 | 17:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kedatangan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan II), Marsekal Muda Imran Baidirus dan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Agus Andriyanto, di Gedung Negara Grahadi, Jumat malam (29/5).

Gubernur Khofifah menyebutkan, dalam pertemuan itu dibahas bahwa kata kunci utama untuk mensukseskan penanganan penyebaran Covid-19 adalah sinergitas dan integritas.

"Sinergitas dan integritas adalah keyword yang harus kami ikhtiarkan bersama," ungkap Gubernur Khofifah.


Kehadiran Pangkogabwilhan II dan Kabaharkam Polri ini sebagai bentuk tindak lanjut atas instruksi Presiden Joko Widodo untuk memberi perhatian bagi Jawa Timur di mana kasus positif Covid-19 masih mengalami peningkatan.

Terlepas dari bentuk perhatian tersebut, Gubernur Khofifah menyebut bahwa kehadiran keduanya juga diharapkan bisa memberi penguatan bagi jajaran Pemprov dan Forkopimda Jatim.

"Hal ini yang menjadi penyatu langkah bagi jajaran Forkopimda Jatim untuk meningkatkan sinergitas di semua lini," kata mantan Menteri Sosial itu.

Dia menambahkan, arahan dari Pangkogabwilhan II dan Kabaharkam akan jadi catatan penting bagi Pemprov Jatim untuk bisa memaksimalkan ikhtiar dalam penanganan Covid-19.

Terlebih, dengan adanya arahan Presiden Jokowi dalam kebijakan protokol new normal. Maka, pertemuan dan sinergitas tentunya akan sangat membantu.

"Apalagi per hari ini makin banyak yang perlu dipersiapkan menuju new normal life," pungkasnya.

Senada dengan Gubernur Khofifah, Marsekal Muda Imran juga berharap agar kedatangannya kali ini bisa membantu beban dan mendukung sepenuhnya upaya dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Harapannya adalah apa yang menjadi beban tugas Pemprov Jatim, Kabarhankam Polri akan bersinergi dan mendukung sepenuhnya," ujarnya.

Sementara Kabaharkam Polri Agus Andriyanto, juga menyatakan mendukung penuh langkah Pemprov Jatim terutama program Kampung Tangguhnya.
Dia memastikan, bahwa Polri akan terus mengawal dan melakukan evaluasi terkait efektifitas Kampung Tangguh.

"Jajaran Polri akan memantau dan mengevaluasi Kampung Tangguh, agar bisa efektif menekan penyebaran Covid-19. Jika memang dirasa tepat, maka akan dijadikan role model," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya