Berita

Simulasi ibadah di gereja/Net

Nusantara

Gereja Di Kartasura Gelar Simulasi Ibadah Saat Penerapan New Normal

SABTU, 30 MEI 2020 | 13:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kartasura menggelar simulasi tata cara ibadah dalam situasi new normal, Sabtu (30/5).

Pendeta Ayub Sektiyanto menyebutkan, simulasi tata cara ibadah ini dilakukan sebagai persiapan para pelayan ibadah dan seluruh jemaat masuki situasi new normal.

"Agar kami memiliki gambaran yang jelas tentang tata cara yang baru dalam ibadah tatap muka di gedung gereja,” kata Pendeta Ayub Sektiyanto, dilansir dari Kantor Berita RMOLJateng.


Simulasi yang dilakukan untuk tata cara ibadah dalam situasi new normal tersebut meliputi beberapa tahapan. Meliputi protokoler jemaat masuk gedung gereja, wajib cuci tangan, jaga jarak dan pemasangan floor marking.

Lalu posisi duduk, bila sebelum pandemik Covid-19 satu kursi untuk 5-6 jemaat tapi new normal hanya boleh tiga jemaat.

"Sebelum pandemik setiap ibadah ada 400 jemaat, tapi setelah pandemi berkurang sepertiganya. Ada tambahan jam ibadah pagi menjadi dua kali. sore satu kali,” imbuhnya.

Untuk pemberian persembahan juga tata cara di ruah dengan menempatkan tempat persembahan di depan pintu keluar, diberikan pada saat keluar untuk mengurangi sentuhan tangan.

Termasuk memberikan salam di akhir ibadah kepada pendeta akan ditiadakan diganti dengan salam tanpa bersentuhan.

"Diharapkan dengan simulasi tata cara beribadah dalam situasi normal baru ini, jemaat GKI Kartasura dapat memahami, beradaptasi dan siap jika suatu saat ibadah bersama di gedung gereja dibuka kembali oleh pemerintah,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya