Berita

Pangeran Harry dan Meghan Markle dikawal ajudannya/Net

Hiburan

Pangeran Harry Dan Meghan Markle Laporkan Lima Serangan Drone Di Atap Rumah Mereka

JUMAT, 29 MEI 2020 | 10:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejak kepindahannya ke LA, Pangeran Harry dan Meghan Markle menghadapi ancaman baru. Beberapa waktu belakangan ini mereka menghadapi serangan drone yang mengintai di atas rumah mereka.

Drone-drone tersebut dikendalikan oleh fotografer paparazi yang ingin mencari tahu kegiatan Pangeran Harry dan Meghan.

Menurut media setempat, Pangeran Harry dan Meghan sudah melaporkan setidaknya lima insiden terkait drone ke Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD). Drone itu terbang 20 kaki di atas rumah sejak 9, 19, 20, 21 dan 25 Mei 2020 lalu.


Meghan sendiri mengkhawatirkan keselamatan Archie. Dirinya takut situasi yang tidak diharapkan bisa terjadi.

Pasangan yang baru saja mengumumkan keluar dari keluarga kerajaan Inggris mengatakan kepada teman-temannya bahwa mereka akan menyewa keamanan pribadi dengan dana mereka sendiri.

"Mereka melihat drone ini mendatangi mereka, mereka mengira sedang dioperasikan oleh fotografer, tetapi mereka tidak hanya berasumsi begitu. Meghan menerima ancaman kematian pada saat pernikahannya, dia takut akan terjadi lagi," ujar salah seorang sahabat Meghan mengatakan kepada media, seperti dikutip dari Express.

Menurutnya, Pangeran Harry dan Meghan merasa terganggu lantaran banyak orang yang mencoba mencari tahu kehidupan pribadi mereka.

"Tapi, di samping itu, bayangkan jika kamu berada di situasi mereka, bagaimana rasanya? Ada drone yang beterbangan sekitar 20 kaki di atas kepala Anda mengganggu privasi Anda dan putra Anda?" ujar sumber itu lagi.

Pemerintah Amerika Serikat sudah memberlakukan undang-undang terkait penggunaan drone, salah satunya adalah melarang drone yang terbang di luar jangkauan penglihatan pilot, kecuali mereka yang memiliki lisensi pilot drone resmi.

Baru-baru ini, tersebar video Pangeran Harry dan Meghan tengah bermain dengan anjingnya di media sosial dan diyakini direkam oleh drone yang diterbangkan secara ilegal.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya