Berita

Salah satu kapal selam Italia canggih Tipe U-212A/Net

Pertahanan

Bangun Sendiri Kapal Selam Terbarunya, Inikah Tanda Kebangkitan Industri Militer Italia?

SELASA, 26 MEI 2020 | 15:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Diam-diam Angkatan Laut Italia tengah menghimpun kekuatannya. Selama ini, Italia hanya mengandalkan kapal selam AL Marina Militarre sebagai tulang punggung, dengan empat kapal selam tipe 212A. Kapal ini dilengkapi dengan Air Independent Power (AIP), yang menjadikannya salah satu kapal selam paling senyap di mana saja.

Tak puas dengan 'tulang punggung' itu, Italia mulai membangun sendiri kapal selamnya dengan desain Near Future Submarine (NFS).

NFS akan menjadi pengembangan langsung dari Type-212A. Meskipun Tipe-212A sebagian besar adalah desain Jerman, Italia adalah mitra dalam program ini.


NFS akan mengalami sedikit peningkatan untuk mengakomodasi tiang pengumpul intelijen baru. Perbaikan ini adalah paralel dari batch kedua Tipe-212As Jerman, tetapi dengan sistem Italia.

Saat ini hanya kapal selam Jepang yang menggunakan teknologi baterai ini, meskipun Korea Selatan, dan mungkin China juga sedang mengembangkannya. Baterai lithium-ion menjanjikan kapasitas yang lebih besar. Digabungkan dengan AIP, ini akan membuat NFS lebih tersembunyi, menurut pakar kapal selam H I Sutton, dalam tulisannya di Forbes, Senin (25/5).

Dalam membangun versi Desain Umum Type-212 ini Italia tidak berencana bergabung dengan siapa pun. Italia berniat menciptakan gelombang sendiri.
Angkatan Laut Italia menyatakan bahwa tidak akan ada kolaborasi internasional.

Italia adalah pengekspor kapal selam pada masa lalu, terutama sepanjang sejarah Perang Dunia Pertama. Italia kemudian melanjutkan filosofi desain yang sangat independen ke dalam Perang Dunia II.

Ada jeda dalam pembangunan kapal selam setelah perang, tetapi produksinya kembali muncul pada 1960-an.

Italia bergabung dengan proyek Type-212 Jerman. Bersama dengan kontrak kapal selam misterius untuk membangun kapal selam yang tidak ditentukan untuk Qatar, NFS dapat membuka jalan menuju kebangkitan bangunan kapal selam Italia.  

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya