Berita

Pesan berantai hoax yang catut nama Aa Gym/Ist

Nusantara

Namanya Dicatut Dalam Pesan Berantai Provokatif, Aa Gym: Berita Dusta Dengan Mendompleng Orang Lain

SENIN, 25 MEI 2020 | 23:04 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pendakwah sekaligus Pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Abdullah Gymnastiar atau biasa disapa Aa Gym menyayangkan adanya pesan berantai melalui Whatsapp yang mengatasnamakan dirinya.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLJabar, terungkap dalam pesan berantai berjudul “Perjuangan Kita Menahan Diri Dirumah Aja Dikhianati Lagi”  berisikan pernyataan negatif dan dan terkesan provokatif.

Salah satu yang ditulis dalam pesan tersebut adalah pemerintah telah melukai umat muslim karena melarang beribadah di masjid selama pandemik virus corona baru (Covid-19).


“Sahabatku sekalian Aa merasa prihatin dengan adanya tulisan yang disebar di Whatsapp yang mengatasnamakan Aa, padahal sama sekali itu bukan tulisan aa,” ujar Ada Gym kepada Kantor Berita RMOLJabar, Senin (25/5).

Dengan adanya tulisan tersebut, Aa Gym merasa dirugikan karena pembuat pesan telah secara sengaja menyebarkan konten negatif dengan mendompleng namanya.

“Dengan kata lain, ini berita dusta dengan mendompleng nama orang lain. Mudah-mudahan tidak terulang lagi menggunakan nama orang dengan kepentingan pribadi apalagi ini fitnah,” kata Aa.

“Terima kasih kepada siapapun yang bersikap bijaksana dan terus mencegah tersebarnya hoax ini,” tandas Aa Gym.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya