Berita

Ilustrasi tenaga medis penanganan Covid-19/Net

Kesehatan

Tetap Bertugas Saat Idul Fitri, Tenaga Medis RSD Wisma Atlet Berpesan Masyarakat Disiplin Jalankan Protokol Covid-19

SENIN, 25 MEI 2020 | 12:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Momen Idul Fitri tahun ini menjadi sebuah pengalaman yang rasanya tak akan dilupakan para tenaga medis yang kini tengah bertugas di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Jakarta.

Rutinitas tahunan yang biasa mereka lakukan, seperti melakukan mudik, tidak bisa dilakoninya. Saat yang lain bisa berlebaran, mereka justru harus berjibaku membantu ratusan pasien yang masih dirawat di RSD Wisma Atlet itu.

Itulah yang dirasakan oleh salah satu tenaga medis di RSD Wisma Atlet, Letda Ckm dr. Ibnu Fauzi Rasyidi.


Di sela-sela tugasnya di Wisma Atlet pada Minggu kemarin (24/5), dia bercerita tentang bagaimana dirinya harus bertugas tapi berjauhan dengan keluarganya yang berada di Jawa Timur.

Dia hanya bisa menghubungi keluarganya via video call.

Dengan wajah dan mata yang berkaca-kaca ia mengatakan,"Untuk keluarga, salam rindu dari saya, mohon doanya agar kami diberi perlindungan dan kemudahan selama penugasan di sini. Tetap jaga diri selama wabah ini berlangsung."

Ibnu juga berpesan kepada masyarakat untuk bisa bekerja sama mendukung para tenaga medis yang masih bertugas.

"Perhatikan selalu protokol kesehatan selama wabah ini berlangsung. Hindari kumpul-kumpul terlebih dahulu, pakai masker, perhatikan kebersihan dan jaga kesehatan," ucapnya.

"Tetap semangat, tetap gembira. Bersama kita bisa dalam memberantas wabah corona ini," sambung Ibnu.

Tidak jauh berbeda, seorang relawan medis Kementerian Kesehatan asal Bekasi, Mili (23), sudah 3 minggu menjalani tugas sebagai perawat di RSD Wisma Atlet.

Seperti Ibnu, Mili juga mengaku hanya bisa mengucapkan 'Minal Aidzin wal Fa Idzin' kepada orang tua dan keluarganya melalui video call.

Cara ini menurutnya efektif untuk dilakukan masyarakat, guna mencegah penularan dan penyebaran Covid-19 semakin meluas.

"Saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk tetap memakai masker dan tetap di rumah saja untuk lebaran ini. Tidak perlu ketemu orang tua cukup dengan menggunakan HP android, video call dengan keluarga besar," tuturnya.

"Semoga pandemik ini cepat berakhir dan kondisi segera membaik," Mili menambahkan.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya