Berita

Tim Isolasi Covid-19 RSUD Bayung Lencir, Rismawati, bersama rekan-rekannya tetap semangati warga hadapi Covid-19/Istimewa

Kesehatan

Semangati Masyarakat, Tim Medis RSUD Bayung Lencir Cetuskan #IndonesiaJanganMenyerah

SENIN, 25 MEI 2020 | 10:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pernyataan bernada pasrah melalui tagar #IndonesiaTerserah ternyata tidak diamini oleh semua tim medis yang menangani Covid-19. Hal ini terlihat dari seruan tim medis di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, dengan menyerukan tagar #IndonesiaJanganMenyerah.

Tagar ini muncul dalam video yang menjadi penyemangat warganet dan masyarakat melawan Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

“Kami tim isolasi Covid-19 tetap semangat, dan kami harapkan Indonesia jangan terserah. Kami juga tim medis yang tidak akan menyerah sampai wabah ini selesai," ungkap Tim Isolasi Covid-19 RSUD Bayung Lencir, Rismawati, dikutip Kantor Berita RMOLSumut, Senin (25/5).


"Kami berharap masyarakat Indonesia, khususnya Musi Banyuasin, mematuhi aturan dan imbauan jaga jarak, pakai masker jika terpaksa keluar rumah, cuci tangan usai beraktivitas, menjaga imun tubuh, dan rajin olahraga,” imbuhnya.

Menurutnya, sikap optimistis sangat penting untuk melawan pandemik Covid-19 agar tidak terus menerus meluas.

“Kondisi ini tanggung jawab kita bersama, karena Covid-19 musuh kita. Tetap sehat dan tidak boleh menyerah,” tegasnya.

Apresiasi terhadap kinerja tim medis yang menangani Covid-19 di Muba disampaikan Bupati Dodi Reza Alex Noerdin. Terhitung sejak Rabu lalu (13/5), melalui dana APBD Muba, Dodi Reza mulai mencairkan insentif kepada tenaga medis dan pegawai nonmedis yang terlibat dalam penanganan Covid-19.

Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu misalnya, terdapat sebanyak 960 tenaga medis dan nonmedis yang terlibat dalam penanganan wabah Covid-19. Di RSUD Sekayu ini, Bupati Muba Dodi Reza mengucurkan Rp 6,2 miliar bagi insentif selama tiga bulan.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya