Berita

Foto: Istimewa

Politik

Arief Poyuono: Permintaan Maaf Bambang Soesatyo Tidak Cukup

SABTU, 23 MEI 2020 | 07:37 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Ketua MPR Bambang Soesatyo telah menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Joko Widodo menyusul kekacauan yang terjadi dalam lelang sepeda motor listrik Gesits milik sang Presiden.

Lelang dilakukan di tengah konser amal virtual “Berbagi Kasih Bersama Bimbo” yang digagas Bamsoet bersama BPIP dan BNPB.

Warga Jambi, M. Nuh, dinyatakan keluar sebagai pemenang dengan harga pembelian Rp 2,55 miliar. Awalnya M. Nuh disebut sebagai pengusaha dari Jambi. Namun belakangan, terbukti M. Nuh bekerja seagai buruh harian dan tentu saja tidak memiliki kemampuan untuk membayar harga sepeda motor itu.


Alih-alih, M. Nuh meminta perlindungan pada polisi.  M. Nuh mengatakan, dirinya justru mengira dia dapat hadiah dari konser amal virtual itu.

Permintaan maaf Bamsoet itu dinilai tidak cukup. Keteledoran penyelenggara konser amal virtual “Berbagi Kasih Bersama Bimbo” yang digagas Bamsoet telah merusak nama baik Jokowi. Membuat Jokowi menjadi bulan-bulanan khususnya di kalangan netizen.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, seharusnya penyelenggara membeli motor Gesits yang sudah ditandatangani Jokowi itu.

Dalam “lelang lanjutan” kemarin (Jumat, (22/5), putra bungsu pengusaha Haritanoe Soedibjo, Warren Soedibjo, dinyatakan keluar sebagai pemenang.

Dalam konser amal virtual itu, Warren memang ikut menyampaikan penawaran. Namun harga yang ditawarkannya kala itu hanya Rp 1,550 miliar.

Selain Warren, peserta lelang lain yang juga “dikalahkan” M. Nuh adalah Gabriel Mowengkang dari Manado yang mengajukan harga Rp 2,5 miliar dan Maruarar Sirait yang mengajukan harga Rp 2,2 miliar.

“Keteledoran konser amal yang berbuat prank kepada Presiden Joko Widodo sepertinya tidak cukup hanya minta maaf kepada Joko Widodo selaku pihak yang paling dirugikan  secara pribadi, yang sudah mau ikut menandatangani motor yang akan dilelang yang kemudian dimenangkan M. Nuh,” ujar Arief Poyuono.

Menurutnya, M.Nuh tidak bisa disalahkan karena lelang dilakukan secara vurtual dan terbuka. Mungkin saja M. Nuh pun mengira lelang itu sekadar acara iseng-iseng berhadiah.

“Bambang Soesatyo sebagai penanggung jawab tidak cukup hanya minta maaf dan menyesal. Tapi harus beli juga motor bertanda tangan Jokowi,” ujarnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya