Berita

Ilustrasi Vaksin Covid-19. Amerika Serikat mengamankan sepertiga vaksin virus corona buatan AstraZeneca/Net

Dunia

COVID-19

AS Amankan Sepertiga Dosis Vaksin Covid-19 Dari AstraZeneca

JUMAT, 22 MEI 2020 | 12:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat mengamankan hampir sepertiga dari total 1 miliar dosis pertama yang direncanakan untuk vaksin eksperimental virus corona atau Covid-19 dari perusahaan farmasi AstraZeneca.

Hal ini terjadi ketika negara-negara di dunia berebut obat-obatan untuk memulihkan kembali perekonomian mereka.

Meskipun belum terbukti efektif melawan virus corona, vaksin itu dilihat oleh para pemimpin dunia sebagai satu-satunya cara nyata untuk memulai kembali ekonomi mereka yang ambruk akibat pandemi Covid-19.


Diketahui bahwa Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat (HHS) sepakat untuk menyediakan hingga 1,2 miliar dolar AS untuk mempercepat pengembangan vaksin dari pembuat obat Inggris AstraZeneca dan mengamankan 300 juta dosis untuk Amerika Serikat.

"Kontrak dengan AstraZeneca ini merupakan tonggak utama dalam operasi Operation Warp Speed ​​menuju vaksin yang aman, efektif, tersedia secara luas pada tahun 2021," Kata Menteri Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika Serikat Alex Azar, seperti dimuat Reuters.

Dosis pertama dapat tersedia di Amerika Serikat pada awal Oktober mendatang.

Vaksin itu sendiri sebelumnya dikenal sebagai ChAdOx1 nCoV-19 dan sekarang disebut sebagai AZD1222. Vaksin ini dikembangkan oleh University of Oxford dan dilisensikan ke AstraZeneca.

Sementara itu, pihak AstraZeneca yang berbasis di Cambridge, Inggris mengatakan telah menyelesaikan perjanjian untuk setidaknya 400 juta dosis vaksin dan mengamankan kapasitas produksi untuk 1 miliar dosis, dengan pengiriman pertama akan dimulai pada bulan September mendatang.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya