Berita

Wagub DKI Ariza Patria menerima bantuan dari Hippindo/Istimewa

Nusantara

Diterima Wagub Ariza, Hippindo Salurkan Bantuan Beras 17,5 Ton Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

RABU, 20 MEI 2020 | 16:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menyalurkan bantuannya kepada Pemprov DKI Jakarta melalui program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB).

Hal ini merupakan bentuk kepedulian Hippindo dalam membantu masyarakat Jakarta yang terdampak wabah Covid-19 dan para tenaga medis.

Secara simbolis, bantuan ini disampaikan Ketua Umum Hippindo, Budihardjo Iduansjah, kepada Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, di Ruang Rapat Wagub, Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (20/5).


"Apresiasi atas peran serta dan kontribusi Hippindo dalam berkolaborasi bersama dalam rangka penanganan Covid-19 serta keikutsertaan dalam program KSSB," ungkap pria yang karib disapa Ariza itu.

Bantuan dari Hippindo berupa 17,5 ton beras untuk masyarakat dan 500 APD Hazmat, 6.000 masker medis, dan 3.920 masker kain untuk tenaga kesehatan. Menurut Ariza, bantuan berupa beras sangat berarti karena masyarakat sedang membutuhkan.

Bantuan berupa 17,5 ton beras atau 3.500 pak akan didistribusikan melalui sejumlah titik. Seperti Posko Gugus Tugas Provinsi DKI Jakarta Gedung Balaikota Tenda BPBD, Jl. Medan Merdeka Selatan No 8-9, Jakarta Pusat sebanyak 268 pax.

Selanjutnya RW 001 Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing 1.800 pax untuk 600 KK di Jakarta Utara dan RW 013 Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas 1.432 pax untuk 474 KK di Jakarta Timur.

Budihardjo Iduansjah berharap bantuan ini bermanfaat dan program 'Hippindo Peduli' bisa terus berperan meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

“Kami panjatkan syukur ke hadirat Tuhan, karena Hippindo terus mempunyai kesempatan untuk berbagi kepada warga masyarakat sekitar yang kali ini kami pusatkan di daerah DKI Jakarta.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya