Berita

Ilustrasi ojek online Grab/Net

Nusantara

Bisnis Grab Merosot Karena Corona, Insentif Driver Pun Dikurangi

RABU, 20 MEI 2020 | 01:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pandemik Covid-19 yang melanda seluruh negara turut berimbas kepada jasa pelayanan angkutan berbasis aplikasi Grab.

Founder Grab, Tan Hooi Ling Co mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan strategi menghadapi kemungkinan terburuk. Tentunya, Grab dalam kondisi ini mengharapkan uluran tangan investor utamanya, Softbank.

“Grab yang didukung oleh Softbank sedang mempersiapkan kemungkinan untuk musim dingin yang panjang,” katanya seperti dikutip dari Reuters, Selasa (19/5).


Menurutnya, imbas kebijakan pencegahan Covid-19 yang melarang jasa utama pengantaran orang tak setimpal dengan kenaikan lini jasa lainnya seperti pengantaran barang atau makanan.

Hal ini juga berimbas dengan driver Grab di Indonesia. Grab terpaksa mengubah skema bonus atau insentif bagi mitranya. Imbasnya 45 Komunitas driver Grab Malang Raya berhenti beroperasi mulai tanggal 18 hingga 22 Mei 2020.  

Salah satu driver Grab di Kota Malang, Moch Zainul Anwar mengatakan, kebijakan itu diambil manajemen Grab karena sudah mulai banyak usaha-usaha yang tutup akibat pandemik Covid-19. Sehingga itu berdampak pada sepinya orderan Grab.

Menurut pengakuannya sejak penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Malang Raya, orderan Grab semakin terpuruk.

"Sangat jauh menurun. Ini memang sangat berpengaruh ke pendapatan kami," ujarnya.

Dirinya pun hanya bisa berharap pandemik ini segera berakhir dan semua kembali normal seperti sediakala.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya