Berita

Pangi Syarwi Chaniago/Net

Politik

Voxpol Centre: KPU Harus Buat Jadwal Pilkada Yang Masuk Akal

SELASA, 19 MEI 2020 | 13:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perppu) 2/2020 yang menetapakan waktu pelaksanaan pungut hitung suara Pilkada Serentak 2020 diharap mampu dipertimbangkan lagi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Salah satu pihak yang meyarankan adalah Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago. Dia menilai, wabah virus corona baru atau Covid-19 bisa menjadi alasan KPU menimbang waktu pelaksanaan pungun hitung suara dan seluruh tahapan Pilkada.

"Ini memang ngak mudah memutuskan perkara ini. Karena ini kondisi abnormal, bencana virus. Ini soal nyawa dan soal politik. Ini pilihan saja. Maka harus banyak opsi atau perangkat undang undang yang disiapkan termasuk PKPU," ujar Pangi saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (19/5).


Dengan membuka banyak opsi, KPU bisa mencari kemungkinan-kemungkinan yang secara akal sehat bisa dilaksanakan seluruh tahapan Pilkada.

"Jadi buat lah jadwal yang kira-kira common sense, jangan dipaksakan, padahal belum siap, tapi ngotot dipaksakan," tutur Pangi.

Selain itu, Pangi juga berharap KPU bisa segera menyelesaikan dua PKPU dengan konteks yang berbeda. Di mana satu PKPU yang mengatur jadwal tahapan Pilkada. Sementara satu PKPU lainnya untuk pelaksanaan Pilkada khusus saat menghadapi kondisi bencana non alam.

"Jadi harus tetap siapkan dua aturan atau regulasi terkait penyelenggaraan pilkada. Pertama regulasi kondisi normal tanggal 9 Desember. Kedua regulasi kondisi abnolmal non bencana alam seperti virus carona," jelasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya