Berita

Kapal Perang Laksamana Makarov/Net

Pertahanan

Kapal Tempur Rusia Frigat Laksamana Essen Tinggalkan Pangkalan Sevastopol Untuk Latihan

SELASA, 19 MEI 2020 | 12:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kapal perang Rusia, Armada Laut Hitam Frigat Laksamana Essen dan Laksamana Makarov dikerahkan ke laut dari Sevastopol untuk latihan.

Kantor pers Armada melaporkan para kru di kapal tersebut akan mempraktikan kesiapan untuk kondisi tanggap darurat ke daerah-daerah yang ditentukan.

"Pada tahap awal, para kru mempraktikkan kesiapsiagaan tanggap darurat untuk pertempuran dan penempatan mereka. Keberangkatan akan dilakukan dari pangkalan untuk daerah-daerah yang telah ditentukan," tulis kantor berita Armada, seperti dikutip dari Tass, Selasa (19/5).  


Setelah meninggalkan Sevastopol, para kru kapal mengadakan serangkaian latihan. Termasuk nantinya melakukan manuver dalam berbagai formasi.

Ketika tiba di barisan pelatihan tempur, para kru mulai menyelesaikan misi masig-masin secara bersamaan di berbagai titik laut, kata pernyataan itu.

Fregat telah dikerahkan ke Laut Hitam sesuai dengan rencana pelatihan tempur Armada.

Kapal perang  Admiral Essen mewakili serangkaian baru frigat Proyek 11356R/M (sebutan Proyek 11357).  Fregat ini dirancang untuk menghancurkan kapal permukaan dan kapal musuh, kapal selam, dan instalasi darat, juga melakukan patroli dan mempertahankan jalur laut.

Frigat dari Proyek ini dipersenjatai dengan delapan peluncur rudal jelajah Kalibr-NK yang mampu menyerang target permukaan, pantai dan bawah air pada jarak hingga 2.600 km.

Kapal juga dipersenjatai dengan rudal pertahanan udara dan sistem artileri Shtil-1, Palash dan AK-630M, senjata artileri universal A-190 100mm, tabung torpedo, dan peluncur roket RBU-6000. Frigat juga memiliki landasan lepas landas dan pendaratan serta hangar untuk helikopter perang anti-kapal selam (Ka-27 atau Ka-31).

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya