Berita

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama personel Bimbo/Net

Politik

Konser Amal Corona Jadi Polemik, Ketua MPR : Belanda Masih Jauh Udah Nyinyir

SENIN, 18 MEI 2020 | 13:54 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Konser amal penggalangan dana untuk penanganan Covid-19 yang digelar bersama BPIP dan BNPB juga MPR RI menuai kritikan dari sejumlah kalangan masyarakat.

Sebagian menilai, konser tersebut hanyalah sebatas pencitraan di tengah pandemik Covid-19.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, membantah anggapan konser amal tersebut sebagai bentuk dari pencitraan politik. Menurutnya pencitraan politik hanya berlaku pada saat proses pemilihan umum.


Bamsoet, sapaan karibnya, meminta masyarakat tidak perlu mengkritisi sesuatu sebelum melihat apa yang dilakukan.

“Belanda masih jauh, jadi enggak perlu ngomel dan nyinyir. Percayalah, berbuat dan berbagi membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan itu indah,” ujar Bamsoet kepada wartawan, Senin (18/5).

Konser amal virtual bertema 'Bersatu Melawan Corona' yang digelar pemerintah mengumpulkan donasi sebesar Rp 4.003.357.815.

Donasi tersebut akan disalurkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ke seluruh korban Covid-19 yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam konser amal tersebut, sejumlah barang pun dilelang, mulai dari 2 buah jaket karya anak negeri yang masing-masing ditebus dengan harga Rp 500 juta, lukisan seniman senior Indonesia, Iwan Suhaya yang dilepas dengan harga Rp 150 juta, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya