Berita

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera/Net

Politik

PKS Tidak Ingin Anggaran Rp 150 T Untuk UMKM Disalahgunakan

SENIN, 18 MEI 2020 | 10:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ada anggaran besar senilai Rp 150 triliun yang digelontorkan pemerintah melalui Perppu 1/2020 untuk restrukturisasi kredit dan pembiayaan UMKM untuk memulihkan ekonomi nasional. Masyarakat dan politisi diminta untuk tidak lengah dalam mengawasi dana sebesar itu.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera tidak ingin dana tersebut dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin membuat bangkrut negara. Terlebih Perppu Corona itu sudah disahkan oleh DPR

Menurutnya, dana itu dapat dimaksimalkan untuk masyarakat luas seperti mempermudah pemberian kredit modal kerja.


“Dalam hal ini, pemerintah bisa menetapkan sektor UMKM strategis yang dapat didahulukan seperti sektor alat kesehatan atau makanan,” ujarnya di akun Twitter pribadi, Senin (18/5).

Mardani yakin, UMKM dapat dimaksimalkan sebagai penunjang untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Dia yakin dampak dari pandemik terasa bagi sejumlah UMKM yang tutup usaha.

Maka dari itu, dia ingin agar industri pendukung selevel UMKM didorong dan berikan kemudahan. Contohnya yang dilakukan oleh Pemda Jawa Barat dengan membeli ventilator produk lokal dari PT Pindad & PT DI Persero.

“Jika ini dimasifkan, insyaAllah dapat menjadi solusi langkanya alkes yang membayangi kita. Penyaluran bantuan juga akan lebih tepat sasaran,” sambungnya.

Tidak hanya itu, Mardani juga mengingatkan bahwa lalu lintas kementerian juga dapat berkerjasama untuk membantu UMKM.

“Seperti BUMN dengan Kementerian Perindustrian membina para UMKM agar kualitas produk yang dihasilkan sesuai dengan SNI maupun standar internasional,” tutupnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya