Berita

Perdana Menteri Irak, Mustafa al-Kadhimi/Net

Dunia

ISIS Mulai Berulah, PM Mustafa Al Kadhimi Kerahkan Paramiliter Hashd Shaabi

MINGGU, 17 MEI 2020 | 13:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Irak, Mustafa al-Kadhimi mengumumkan, Irak akan melancarkan serangan besar-besaran untuk memberantas gerilyawan ISIS yang akan dilakukan oleh pejuang paramiliter Hashd Shaabi.

Pengumuman tersebut dirilis oleh kantor al-Khadimi pada Sabtu (16/5), usai ia melakukan kunjungan ke markas besar Hashd Shaabi.

"Kita akan melakukan serangan terakhir untuk membasmi organisasi IS (ISIS/ISIL), yang berusaha untuk mengatur kembali sisa-sisanya," ujar al-Kadhimi seperti dikutip CGTN.


"Pejuang Hashd Shaabi berada di garis depan menerapkan serangan ini bersama saudara-saudara mereka di tentara dan pasukan keamanan lainnya," tambahnya menjelaskan.

Pernyataan al-Kadhimi tersebut juga muncul karena para militan ISIS sejak awal Ramadhan mulai mengintensifkan serangan terhadap pasukan keamanan, termasuk pasukan Hashd Shaabi dan warga sipil. Serangan tersebut juga sudah mengakibatkan korban jiwa dan puluhan orang meninggal dunia.

Situasi keamanan di Irak sebenarnya telah membaik sejak pasukan keamanan Irak sepenuhnya mengalahkan gerilyawan ISIS di seluruh negeri pada akhir 2017.

Namun, sisa-sisa ISIS sejak itu melebur di daerah-daerah perkotaan atau beralih ke padang pasir dan daerah-daerah terjal, sering melakukan serangan gerilya terhadap pasukan keamanan dan warga sipil.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya