Berita

Justin Amash/Net

Dunia

Setelah Banyak Refleksi, Justin Amash Mundur Dari Pencalonan Presiden AS

MINGGU, 17 MEI 2020 | 08:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Libertian, Justin Amash mengundurkan diri dari pencalonannya. Pengumuman tersebut disampaikan Amash dalam akun Twitter-nya.

"Setelah banyak refleksi, saya menyimpulkan bahwa keadaan tidak mendukung kesuksesan saya sebagai kandidat presiden tahun ini, dan karena itu saya tidak akan menjadi kandidat," cuit Amash seperti dikutip CGTN.

Mantan anggota Partai Republik tersebut menjelaskan, perlombaan mendapatkan kursi tertinggi di Gedung Putih merupakan tantangan yang luar biasa, khususnya bagi para kandidat di luar partai-partai lama sepertinya.


Amash yang berusia 40 tahun sendiri dianggap sebagai pemikir yang independen. Bahkan ketika ia masih menjadi anggota Partai Republik, Amash mendukung pemakzulan Presiden Donald Trump.

Sebelum mengumumkan pencalonannya untuk pemilihan November, Amash mengatakan orang Amerika sering memilih kandidat sederhana karena kesetiaan mereka kepada partai-partai utama, merujuk pada Partai Republik dan Partai Demokrat.

"Saya pikir ini penting ketika kita memikirkan apa yang kita inginkan dalam seorang presiden, kita berpikir tentang kejujuran dan kepraktisan dan kemampuan," ujar Amash.

"Dan terlalu sering kita memilih kandidat yang tidak mewakili kualitas-kualitas itu, tetapi hanya kandidat yang membuatnya melalui pemilihan pendahuluan partai khusus mereka," pungkasnya pada bulan lalu.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya