Berita

Presiden Donald Trump dan Barack Obama/Net

Dunia

Menghitung Bulan Menuju Pemilu AS, Obama Kian Gencar Kritik Trump Soal Penanganan Covid-19

MINGGU, 17 MEI 2020 | 06:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Beberapa bulan menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat 2020, nama Barack Obama kembali mencuat. Ia digadang-gadang memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kemenangan pemilu kali ini.

Mantan Presiden AS dari Partai Demokrat tersebut tentu telah menunjuk jagoannya. Ia adalah mantan wakilnya dulu, Joe Biden.

Dengan pengaruhnya yang besar, perseteruan antara Obama dan petahana, Presiden Donald Trump tidak dapat terhindarkan.


Dalam sebuah acara kelulusan virtual pada Sabtu (16/5), Obama kembali mengkritik dengan pedas kepemimpinan Trump dalam menangani krisis akibat pandemik Covid-19 yang saat ini masih berlangsung.

"Lebih dari segalanya, pandemik ini akhirnya sepenuhnya merobohkan tirai pada gagasan bahwa begitu banyak orang yang bertanggung jawab tahu apa yang mereka lakukan," ujar Obama dalam pidato virtualnya di hadapan  27.000 lulusan senior dari 78 sekolah.

"Banyak dari mereka bahkan tidak berpura-pura bertanggung jawab," tambahnya seperti dimuat New York Post.

Itu memang bukan kali pertama Obama mengkritik penanganan Covid-19 oleh pemerintahan Trump.

Pekan lalu, dalam sebuah rekaman telepon yang bocor ke publik. Obama menyebut penanganan Covid-19 yang dilakukan Trump adalah sebuah bencana, kekacauan absolut.

Sementara itu, data dari Universitas Johns Hopkins pada Minggu (17/5) menunjukkan, AS sudah mencatatkan 1.465.066 kasus Covid-19 dengan 88.675 orang di antaranya sudah meninggal.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya