Berita

Anggota Teroris Boko Haram/Net

Dunia

Dalam Satu Minggu Nigeria Lumpuhkan 61 Anggota Teroris Boko Haram

SABTU, 16 MEI 2020 | 13:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Nigeria mengklaim telah membunuh 61 anggota Boko Haram di timur laut negara itu selama sepekan terakhir. Hal ini dikonfirmasi seorang pejabat pertahanan pada hari Jumat kemarin, waktu setempat.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Nigeria, John Enenche, mengatakan tentara negara itu melakukan operasi terhadap Boko Haram di negara bagian Adamawa. Enenche mengatakan 61 teroris Boko Haram tewas dan banyak yang terluka selama penyisiran operasi.

Dia mengatakan setidaknya 11 teroris menyerah, sementara sejumlah besar amunisi milik kelompok itu disita, seperti dikutip dari Anadolu.


John Enenche menyebut total 603 teroris telah menyerah kepada pemerintah sejak awal tahun dan bahwa mereka berada dalam program rehabilitasi.

Boko Haram melancarkan pemberontakan berdarah pada tahun 2009 di timur laut Nigeria tetapi kemudian menyebarkan kekejamannya ke negara tetangga, Niger, Chad, dan Kamerun, sehingga muncul tanggapan militer.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan mencatat, lebih dari 30.000 orang telah tewas dan hampir 3 juta orang terlantar dalam satu dekade kegiatan teroris Boko Haram di Nigeria.

Kekerasan yang dilakukan oleh Boko Haram telah mempengaruhi sekitar 26 juta orang di wilayah Danau Chad dan menelantarkan 2,6 juta orang lainnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya