Berita

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi/Net

Dunia

Via Telepon, Menlu Wang Yi Sindir AS Yang Politisasi Virus Corona

JUMAT, 15 MEI 2020 | 15:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

RMOL. Menteri Luar Negeri China, Wang Yi mengecam politisi asing yang berusaha untuk mempolitisasi pandemik Covid-19, melabeli virus corona baru, dan menuding Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dimuat oleh kantor berita resmi Xinhua, pernyataan Wang tampaknya ditujukan kepada Amerika Serikat. Di mana pemerintahan Presiden Donald Trump telah berulang kali menuding China telah menutupi informasi awal mengenai wabah dan telah menangguhkan dana untuk WHO.

"China telah mengatasi kesulitannya sendiri, menawarkan dukungan dan bantuan kepada negara-negara yang relevan, berbagi pengalaman pencegahan dan pengendalian serta perawatan tanpa syarat, serta memfasilitasi pembelian pasokan anti-epidemi berbagai negara di China," ujar Wang seperti dikutip The Star.


"Upaya untuk mempolitisasi pandemi dan mengolesi WHO adalah pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip moral internasional dan merusak upaya anti-epidemi internasional," tambahnya.

Pernyataan Wang sendiri dikutip dari panggilan teleponnya dengan Menteri Luar Negeri Hungaria, Estonia, serta Bosnia dan Herzegovina pada Kamis (14/5).

Ia mengatakan, China di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping telah mampu mengendalikan wabah melalui upaya yang sulit dan secara bertahap memulai kembali kehidupan ekonomi dan sosial sambil melakukan upaya pencegahan dan pengendalian secara teratur.

Selain Amerika Serikat, Australia juga mendesak diadakannya penyelidikan internasional secara independen terkait dengan asal usul virus corona baru.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya