Berita

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau/Net

Dunia

PM Trudeau: Dunia Akan Berubah, Bahkan Usai Vaksin Ditemukan Dan Pandemik Berakhir

JUMAT, 15 MEI 2020 | 09:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau memperingatkan, bagaimana pun dunia akan berubah meski pandemik Covid-19 sudah berakhir. Untuk itu, umat manusia harus menyesuaikan diri dengan situasi "new normal".

"Kita harus menyadari bahwa hal-hal akan berubah di dunia ini, bahkan setelah pandemik ini berakhir, bahkan setelah ada vaksin," ujar Trudeau kepada wartawan, Kamis (14/5).

"Covid-19 akan menjadi salah satu hal yang membuat perubahan dalam masyarakat kita. Akan ada penyesuaian," lanjutnya seperti dimuat Reuters.


Dalam kesempatan itu, Trudeau juga meluncurkan langkah-langkah baru untuk mendukung sektor-sektor yang paling terdampak Covid-19 seperti perikanan, dengan stimulus 334 juta dolar AS. Ia juga mengumumkan pembukaan kembali sebagian taman nasional.

Sehari sebelumnya, Rabu (13/5), Pakar Kedaruratan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr Mike Ryan mengatakan, Covid-19 mungkin tidak akan pernah hilang dan bisa menjadi endemik seperti halnya HIV.

Saat ini, banyak provinsi di Kanada yang mulai melonggarkan pembatasan gerak dan memulai kembali lebih banyak kegiatan ekonomi.

Misalnya provinsi terpadat di Kanada, Ontario, yang mulai mengizinkan beberapa toko ritel serta dealer kendaraan dan lokasi konstruksi untuk dibuka kembali pada 19 Mei dalam tiga tahap pertama untuk memulai kembali perekonomian provinsi.

"Yang benar adalah kita tidak bisa memprediksi ke mana akan pergi sehingga kita harus siap," kata Perdana Menteri Ontario Doug Ford.

"Ketika kita mendapatkan lebih banyak orang dan kembali bekerja, risiko flare up adalah nyata sehingga kita harus waspada," lanjut Ford.

Angka kematian virus corona baru di Kanada saat ini naik 2,5 persen menjadi 5.337.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya