Berita

Komisioner Eropa yang bertanggung jawab atas Kesehatan Stella Kyriakides mengenakan masker sebelum konferensi pers mengenai orientasi strategis Paket Wisata dan Transportasi Eropa di Komisi Eropa di Brussels, Belgia baru-baru ini/Net

Dunia

COVID-19

Kualitas Buruk, Eropa Tunda Pengiriman 10 Juta Masker Dari China

JUMAT, 15 MEI 2020 | 00:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Komisi Eropa menangguhkan pengiriman 10 juta masker dari China ke negara-negara anggota Uni Eropa dan Inggris. Langkah tersebut diambil setelah dua negara Eropa menguruh soal kualitas buruk dari masker yang mereka terima.

Masker-masker tersebut diketahui dibeli oleh Eropa dari penyedia China melalui dana Uni Eropa.

Masker yang diberi tersebut rencananya akan didistribusikan melalui beberapa tahapan selama enam minggu ke depan.


Pengiriman masker ini ditujukan bagi petugas kesehatan dan merupakan bagian dari upaya Eropa memerang pandemi virus corona atau Covid-19.

Pengiriman gelombang pertama masker dari China itu telah dilakukan. Sebanyak 1,5 juta masker dikirim ke 17 dari 27 negara anggota Uni Eropa plus Inggris.

Namun, tidak lama setelah menerima masker tersebut, Menteri Kesehatan Polandia Lukasz Szumowski mengatakan bahwa 600 ribu masker yang diterima pihaknya tidak memiliki sertifikat Eropa dan gagal memenuhi standar medis yang diperlukan.

Keluhan yang sama muncul dari Belanda.

Keluhan itu membuat Komisi Eropa menunda pengiriman lanjutan masker dari China.

"Kami telah memutuskan untuk menunda pengiriman masker ini di masa depan," kata Komi juru bicara Komisi Eropa Stefan De Keersmaecker.

"Kami kemudian akan melihat tindakan apa yang perlu diambil jika memang ada masalah kualitas dengan masker ini," sambungnya, seperti dikabarkan Al Jazeera (Kamis, 14/5).

Dia bersikeras bahwa pihaknya telah dengan cermat mengikuti semua langkah kontrol ketika membeli masker dan memverifikasi bahwa masker tersebut dapat digunakan.

"Jika perlu kita tentu saja akan mengambil tindakan hukum yang diperlukan," kata De Keersmaecker.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya