Berita

United Airlines/Net

Dunia

Diminta Cuti Tanpa Gaji, Karyawan United Airlines Ajukan Gugatan Class-Action

KAMIS, 14 MEI 2020 | 14:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Persoalan di tubuh industri maskapai penerbangan global semakin menjadi-jadi. Kali ini, karyawan non-serikat United Airlines Holdings Inc. mengajukan gugatan class-action karena dicutikan tanpa gaji.

Gugatan yang diajukan pada Rabu (13/5) tersebut menyatakan, karyawan manajemen dan administrasi diminta cuti selama 20 hari tanpa gaji. Itu, menurut mereka, telah melanggar persyaratan bantuan penggajian federal.

Berdasarkan gugatan tersebut, pihak maskapai sudah menandatangani perjanjian untuk menerima dana perlindungan gaji dua pekan yang lalu. Dukungan pemerintah tersebut meminta perusahaan untuk tidak memotong gaji atau mem-PHK karyawan sebelum 30 September


Namun perusahaan meminta manajemen dan pegawai administrasi untuk mengambil cuti selama 20 hari, antara 16 Mei hingga 30 September, tanpa bayaran.

"Pelanggaran United merugikan penerima manfaat yang dimaksudkan perjanjian: Karyawan United," ujar seorang karyawan yang merupakan manajer United Airlines di Bandara Internasional O'Hare, Kenneth England.

Dilaporkan Reuters gugatan yang diajukan di Distrik Illinois tersebut menyatakan karyawan United Airlines menghadapi pengurangan besar dalam upah sebagai akibat dari kebijakan tersebut.

"Gugatan ini tidak berdasar, karena kami terus mempekerjakan 100% dari tenaga kerja kami," kata United Airlines menanggapi, dalam sebuah pernyataan.

Maskapai mengatakan sedang mengambil langkah-langkah pemotongan biaya untuk mengimbangi penurunan permintaan perjalanan dan untuk mempertahankan fleksibilitas keuangan. Itu dilakukan untuk bisa bertahan di tengah krisis yang terjadi saat ini dan siap kembali terbang jika krisis sudah usai.

Di bawah UU CARES, United Airlines menerima sekitar 5 miliar dolar AS sebagai dukungan penggajian. Pihak maskapai mengaku berencana untuk memangkas setidaknya 3.400 posisi manajemen dan administrasi pada Oktober.

United Airlines juga mengatakan, puluhan ribu karyawannya sudah secara sukarela menyetujui cuti sementara tanpa gaji.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya