Berita

Ilustrasi hantaman topan/Net

Dunia

Di Tengah Pandemik, Topan Vongfong Hantam Filipina Dan Membuat Puluhan Ribu Orang Dievakuasi

KAMIS, 14 MEI 2020 | 14:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Topan Vongfong dengan dahsyatnya menghantam Filipina bagian tengah ketika negara tersebut berjuang untuk melawan pandemik virus corona baru.

Topan yang membawa angin kencang dan hujan lebat pada Kamis (14/5) tersebut membuat setidaknya 200.000 orang yang tinggal di daerah pantai ikut terdampak.

Kondisi tersebut membuat pemerintah kewalahan, dengan puluhan ribu orang harus dievakuasi, sementara ancaman Covid-19 terus mengintai.


Alhasil, dimuat CNA, pusat-pusat evakuasi hanya akan diperbolehkan menerima setengah dari kapasitas. Para pengungsi juga diwajibkan untuk mengenakan masker.

Melonjaknya penduduk yang terdampak juga membuat pihak berwenang meminta 47 gereja untuk menerima para pengungsi.

"Kami akan kewalahan sehingga kami memperluas evakuasi kami ke gereja-gereja," ujar Kepala Bencana di Provinsi Albay tengah, Cedric Daep.

Dengan hembusan angin hingga 190 km per jam yang disertai dengan hujan deras, Topan Vongfong juga memicu terjadinya banjir dan tanah longsor.

Topan tersebut juga berada di bawah jalur karantina virus, sehingga banyak orang yang tinggal di rumah menghindari inveksi saat Vongfong menghantam.

Saat ini, Filipina sendiri sudah melaporkan 11.618 kasus Covid-19 dengan 772 orang meninggal dunia.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya