Berita

Ilustrasi ledakan/Net

Dunia

Sebuah Truk Berisi Penuh Amunisi Meledak, Lima Orang Meninggal Dunia

KAMIS, 14 MEI 2020 | 13:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah truk yang berisi penuh bahan peledak meledak di dekat pengadilan di kota Gardez, Provinsi Paktia, Afganistan bagian timur. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya lima orang.

Menurut keterangan jurubicara militer di Provinsi Paktia, Emal Khan Momand, ledakan terjada pada sebuah truk yang penuh dengan bahan peledak pada Kamis (14/5). Akibatnya, lima orang meninggal dunia dan 14 lainnya luka-luka.

"Sebuah ledakan bom mobil terjadi di dekat pengadilan militer di dekat kota Gardez, yang merupakan daerah berpenduduk. Lusinan warga sipil dikhawatirkan meninggal dunia dan terluka," ujar jurubicara Kementerian Dalam Negeri seperti dilansir Reuters.


Dalam sebuah pernyataan, jurubicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan, mereka bertanggung jawab atas serangan itu.

Ledakan tersebut diketahui hanya berselang dua hari setelah serangan sekelompok orang bersenjata di rumah sakit bersalin di Kabul yang menewaskan 24 orang, termasuk bayi yang baru lahir.

Pada hari yang sama, Selasa (12/5), bom bunuh diri yang diklaim oleh ISIS juga terjadi di pemakaman di Nangahar yang membuat 32 orang meninggal dunia.

Taliban sendiri membantah terlibat dalam dua serangan itu. Namun pemerintah bersikeras kelompok tersebut menjadi faktor tumbuhnya terorisme di Afganistan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya