Berita

Penumbang padati Terminal 2 Bandara Soetta/Net

Nusantara

Bandara Ramai, Pengamat Aviasi: Pelonggaran Transportasi Dianggap Seperti Ada Celah Mudik

KAMIS, 14 MEI 2020 | 12:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng dipadati oleh ribuan penumpang, Kamis pagi (14/5). Mereka bepergian lantaran pemerintah memberikan kelonggaran dengan membuka sejumlah moda transportasi.

Padahal, kata pengamat aviasi, Arista Atmadjati, peraturan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang memberikan kelonggaran membuka transportasi hanya untuk orang tertentu, seperti TNI, Polri serta tim medis.

"Yang boleh pergi kan harusnya orang-orang tertentu, tapi itu aturan kan sulit dipahami oleh awam di lapangan, atau awam ini menganggap seperti ada celah mudik," ujar Arista kepada Kantor Beirta Politik RMOL, Kamis (14/5).


Dia menambahkan dalam foto yang tersebar di sosial media yang menunjukkan ribuan orang antri di Terminal 2 Bandara Soetta, maka diyakini masyarakat berbondong-bondong untuk mudik, bukan pejabat yang sedang berdinas.

"Kalau melihat foto itu di T2 saya enggak yakin mereka sedang dinas. Akhirnya yang bisa jadi cari akal rekayasa surat jalan dan lain-lainnya," tambahnya.

Arista meminta pemerintah untuk memberikan sanksi tegas baik kepada maskapai penerbangan yang membuka jalur penerbangan hingga mengundang warga yang membludak, dan juga masyarakat yang bandel.

"Pemerintah harus ada law enforcement, maskapai itu isi maksimal 50 persen. Dan yang rekayasa surat, kalau perlu kena pidana atau denda tinggi sekali. Untuk maskapai, sampai dengan pembekuan rute yang dia langgar, misalnya full passenger dari Jakarta ke Yogyakarta rute itu yang dibekukan," tandasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya