Berita

Ilustrasi, Rudal jelajah anti kapal jarak jauh AGM-84H SLAM-ER/Net

Pertahanan

Pentagon Kirimkan 1.000 Rudal Ke Arab Saudi, Terkait Kontrak Bersama Boeing Senilai Rp 30 Triliun

KAMIS, 14 MEI 2020 | 11:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 1.000 rudal udara ke darat dan anti kapal akan dikirimkan oleh Boeing untuk pemerintah Arab Saudi. Ini menjadi bagian dari kontrak Amerika Serikat bersama Arab Saudi senilai dua miliar dolar AS atau seara dengan Rp 30 triliun.  

Departemen Pertahanan AS mengatakan, kontrak pertama senilai 1,97 miliar dolar AS, adalah untuk memodernisasi rudal penjelajah Stand-Off Land Attack Missile Extended Range (SLAM ER) serta pengiriman 650 rudal baru.

“Sebagai dukungan untuk Pemerintah Arab Saudi,” demikian pernyataan Pentagon, seperti dikutip dari AFP, Kamis (14/5).


Kontrak akan selesai pada Desember 2028 untuk SLAM ER serta rudal udara ke darat berteknologi GPS dengan jangkauan hingga 290 kilometer.

Pentagon juga mengumumkan kontrak lebih dari 650 juta dolar AS untuk pengiriman 467 rudal anti-kapal Harpoon Block II baru, termasuk lebih dari 400 ke Arab Saudi.

Yang lain akan dikirim ke Brasil, Qatar dan Thailand. Peralatan pendukung akan dipasok ke India, Jepang, Belanda dan Korea Selatan.

Boeing sendiri mengatakan, pada kontrak baru nanti, akan bisa dipastikan  kelanjutan program Harpoon hingga 2026 dan memulai kembali jalur produksi SLAM ER.

Boeing, yang mengatakan telah mengirimkan sistem senjata SLAM ER terakhir pada 2008, menjadikan total kontraknya 3,1 miliar dolar AS.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya