Berita

Balaikota DKI Jakarta/Net

Politik

Usia 45 Tahun Ke Bawah Boleh Kerja Lagi, Begini Respons Anak Buah Anies Baswedan

RABU, 13 MEI 2020 | 14:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 segera mengizinkan warga yang berusia di bawah 45 tahun bekerja kembali. Tujuannya, agar kelompok tersebut tidak kehilangan mata pencaharian.

Rencana pemerintah itu langsung ditanggapi serius oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepala Dinas Tenaga Kerja,Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya urusan ini kepada perusahaan atau tempat usaha.

Bagi Disnakertrans DKI Jakarta, faktor usia bukan masalah orang boleh bekerja atau tidak di saat pandemik virus corona. Melainkan jenis usaha yang dilakukan pihak perusahaan.


"Pada dasarnya Disnaker tidak mempermasalahkan masalah usia kerja. Yang kami lihat adalah jenis usahanya. Apakah sektor yang dikecualikan atau tidak," ujar anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu kepada wartawan, Rabu (13/5).

Jika perusahaan tersebut masuk kategori yang tidak dikecualikan namun tidak mempunyai izin operasional dan mobilitas kegiatan industri (IOMKI), maka tetap harus menutup sementara usaha sampai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dicabut.

"Tetapi kalau masuk kategori yang tidak dikecualikan namun mempunyai IOMKI, boleh tetap beroperasi namun harus memperhatikan protokol Covid-19," jelasnya.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan warga yang berusia 45 tahun ke bawah akan diizinkan kembali beraktivitas karena tak termasuk dalam kelompok rentan.

Dari total warga yang terpapar Covid-19, tingkat kematian kelompok ini hanya 15 persen.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya