Berita

Jepang/Net

Dunia

Tren Infeksi Menurun, Jepang Siapkan Rencana Pencabutan Status Keadaan Darurat

MINGGU, 10 MEI 2020 | 14:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jepang ikut dengan negara-negara lain untuk mulai melonggarkan pembatasan sosial yang berfungsi untuk membendung penyebaran virus corona baru (Covid-19).

Dikatakan oleh Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura pada Minggu (10/5), pemerintah saat ini sedang berupaya untuk mengangkat keadaan darurat di banyak prefektur sebelum 31 Mei.

"Mengangkat keadaan darurat di banyak dari 34 prefektur karena banyak prefektur telah melihat tidak ada infeksi baru akhir-akhir ini," ujar Nishimura seperti dilansir Reuters.


Nishimura yang merupakan salah satu anggota gugus tugas Covid-19 mengatakan, tren penurunan infeksi baru mingguan dan jumlah kasus baru berdasarkan per kapita menjadi salah satu kriteria evaluasi untuk pencabutan tersebut.

Jepang sendiri memperpanjang keadaan darurat nasional pada pekan lalu hingga akhir Mei. Pemerintah menyatakan akan menilai kembali situasi dalam pertemuan gugus tugas Covid-19 pada Kamis (14/5) dan kemungkinan akan mencabut status tersebut untuk beberapa prefektur.

Dari 47 prefektur di Jepang, pemerintah telah menetapkan 13 prefektur, termasuk Tokyo dan Osaka, di bawah peringatan khusus. Mengingat jumlah kasus Covid-19 di sana cukup tinggi.

Menurut Nishimura, dari 13 prefektur tersebut, ada beberapa yang juga akan mulai melonggarkan aturan pembatasan sosial.

Hingga saat ini, Jepang memiliki 15.777 kasus infeksi virus corona baru dengan 624 orang meninggal dunia. Angka tersebut belum termasuk kasus di kapal pasiar Diamond Princess yang dikarantina di perairan Yokohama.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya