Berita

Aktivis HAM dari Papua, Natalius Pigai/Net

Politik

Sentil Ganjar Pranowo, Natalius Pigai: Data Penduduk Itu Urusan Kadisduk, Bukan Sekda

MINGGU, 10 MEI 2020 | 06:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sedang menjadi sorotan setelah video dirinya meminta Sekretaris Daerah Blora mundur beredar di media sosial.

Permintaan mundur itu disampaikan lantaran Sekda Blora dianggap tidak paham tentang pendataan warga yang masih di perantauan.

"Nek Sekda ditakoni ora mudeng yo Sekdane mundur wae. Yo ngopo fungsine dadi Sekda, Sekda ra mudengan. (Kalau Sekda ditanya tidak paham, ya Sekda mundur saja. Apa fungsinya jadi Sekda, (kalau) Sekda enggak paham),” kesalnya dalam video tersebut.


Video itu pun mendapat tanggapan dari aktivis HAM dari Papua, Natalius Pigai. Dia justru menyentil Ganjar yang tidak paham tugas pendata penduduk.

“Data penduduk itu tugas pokok daerah maka diurus Kadisduk, bukan Sekda,” tegasnya kepada wartawan, Minggu (10/5).

Mantan anggota Komnas HAM RI itu mengurai bahwa Sekda hanya berfungsi sebagai pengurus data ASN, demosi, mutasi, dan promosi. Termasuk laporan-laporan admin daerah, keuangan, dan pembinaan ASN.

Singkatnya, Natalius Pigai ingin mengatakan bahwa Sekda tidak tahu tentang data warga di perantauan adalah hal wajar, karena memang bukan tugasnya.

“Mas Ganjar dulu Komisi II (DPR) ya, saiki (sekarang) gubernur to. Maaf sedikit ngajari,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya