Berita

Aa Gym ingatkan untuk tidak mencari nafkah dan popularitas dengan menzolimi orang lain/Net

Nusantara

Soal Video Prank Sembako Isi Sampah, AA Gym: Jangan Cari Nafkah Dengan Menzolimi Orang Lain

MINGGU, 10 MEI 2020 | 04:04 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Abdullah Gymnastiar atau biasa disapa Aa Gym, menyayangkan adanya prank sembako berisi sampah yang dilakukan YouTuber Ferdian Paleka. Terlebih hal itu dilakukan untuk mencari popularitas semata.

Mengutip Riwayat Imam Bukhori yang berbunyi “Al muslimu man salima al muslimuna min lisanihi wa yaddihi”, Aa Gym mengingatkan masyarakat untuk menjaga akhlak dalam setiap perbuatan.

“Dalam Islam kalau kita ingin tahu seorang muslim yang baik, orang lain aman dari gangguan lisan dan tangannya. Akhlak itu diawali dengan saya aman bagimu tidak mengganggu orang lain dalam bentuk apa pun. Tidak menzolimi orang lain melalui tulisan, perilaku,” ucap Aa dalam keterangannya kepada Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (9/5).


Aa menjelaskan, setiap kezoliman adalah kegelapan. Meskipun dilakukan untuk tujuan bergurau sekali pun.

“Mempermainkan orang lain hanya untuk kesenangan diri sendiri saja sudah menjadi keburukan, apalagi bergurau mempermalukan orang, menyakiti orang untuk mencari nafkah, mencari popularitas, mencari uang dengan mezolimi orang lain,” imbuh Aa Gym.

Aa Gym pun berharap kejadian prank sampah ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Di bulan yang penuh berkah ini, dirinya mengajak masyarakat untuk berhati-hati dan bijaksana dalam bersikap.

“Sungguh kehidupan yang tidak berkah (dengan menzolimi orang lain), mari kita jadikan pelajaran selain kita doakan yang melakukan supaya bisa taubat,” ujar Aa Gym.

“Kalau kita tidak bisa berbuat baik kepada orang lain minimal jangan pernah merugikan orang lain dalam bentuk apa pun juga. InsyaAllah andaikata kita terpelihara dari perbuatan zolim sekecil apa pun perbuatan yang kita lakukan akan utuh kebaikannya di sisi Allah, tidak akan dikurangi karena kezoliman,” sambungnya.

Terakhir, Aa juga berpesan agar jangan sampai semua orang termasuk sebagai orang-orang yang bangkrut. Yakni orang yang banyak kebaikan akan tetapi ketika ditimbang di akhirat habis sudah, karena dibayarkan untuk orang yang dizolimi.

“Bahkan dosa orang yang ia zolimi pun akan dipikul di akhirat, mengapa? Karena dia sangat rajin menzolimi orang lain. Kezoliman adalah kehinaan, kezoliman adalah kegelapan, naudzubillahhi min dzalik. Semoga kita semua terpelihara dari perbuatan zolim terhadap siapa pun,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya