Berita

Pasien 01 Covid-19, Sita Tyasutami/Repro

Kesehatan

Pengalaman Pasien Pertama Covid-19: Kalau Saya Hadapi Sendiri Tidak Akan Bisa Sembuh Secepat Itu

SABTU, 09 MEI 2020 | 19:52 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pasien pertama terjangkit virus corona baru atau Covid-19, Sita Tyasutami, membagikan pengalamannya saat berusaha sembuh dari infeksi virus asal Wuhan, China ini.

Dalam sebuah dialog virtual yang digelar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, Sita Tyasutami mengaku satu hal yang membuatnya sulit untuk sembuh.

"Disaat dikonfirmasi positif kan gejala-gejala saya sudah mulai mau sembuh, batuk saat itu. Tapi karena ditambah dengan stres dan mental break down, akhirnya gejala-gejala saya kembali datang," ungkapnya di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (9/5).


Sita Tyasutami menyebutkan, faktor yang membuat dirinya stres adalah informasi, baik pemberitaan atupun wacana di media sosial yang menyudutkan dirinya dan keluarganya yang juga terinfeksi.

"Berita kan tentang saya ya, dimanapun itu. Mau itu di  TV di online news, sampai orang-orang yang saya enggak kenal banyak menghubungi saya, di instagram juga," terang Sita Tiyasutami.

"Saya awal-awal masih kekeh nyalaiin TV 24 jam di ruang isolasi. Tapi lama-lama akhirnya saya matikan TV, dan ada sekitar 6 hari saya tutup Medsos, enggak lihat-lihat. Karena memang saya stres," sambungnya.

Seiring berjalannya waktu, Sita Tiyasutami berkeinginan untuk sembuh, dan mencoba merubah mindsetnya yang tadinya negatif terhadap kondisi dan situasi diinya yang terpapar corona, menjadi sesuatu yang positif.

Hal positif yang coba dimulai dari dirinya ialah melakukan sesuatu yang disukai dan seolah-olah sedang berada di rumah. Beberapa aktivitas tersebut di antaranya, berolahraga, menari dan bernyanyi.

"Semua saya lakukan untuk aktif, untuk dibawa happy," sebut Sita Tiyasutami.

Bahkan Sita mengaku mulai berani membuka sejumlah media sosialnya untuk bertegur sapa, baik dengan rekan sejawatnya dan sanak keluarganya.

"Lalu setiap hari saya berhubungan dengan keluarga saya, video call, whatsapp dengan teman-teman. Itu akhirnya ada positif thinking dan ada semangat untuk hidup. Lama-lama gejala-gejala hilang, sistem imun saya naik dan akhirnya saya bisa sembuh," tuturnya.

"Jadi memang bagi orang-orang yang masih berjuang (melawan Covid-19) kita harus tetap positif dan harus cari support system. Karena kalau saya pribadi menghadapi itu sendiri tidak akan bisa sembuh secepat itu," demikian Sita Tiyasutami.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya