Berita

RS Lapangan BSMI/Net

Kesehatan

RS Lapangan BSMI Beroperasi, Tahap Awal Melayani Rapid Test Covid-19

KAMIS, 07 MEI 2020 | 13:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

RS Lapangan Bulan Sabit Merah Indonesi (BSMI) untuk Covid-19 yang didirikan di halaman RSU Al Fauzan, Jakarta Timur, mulai beroperasi sejak Rabu kemarin (6/5).

Direktur RS Lapangan BSMI  dr. Jupriah, M. Biomed mengatakan pada tahap awal RS Lapangan BSMI melayani rapid test Covid-19 dan layanan ambulans bertekanan negatif untuk penanganan Covid-19.

Jupriah menyebutkan RS Lapangan BSMI sudah melakukan rapid test kepada delapan orang pekerja yang menuntaskan modifikasi ambulans bertekanan negatif.


"RS Lapangan BSMI sudah dilengkapi ozone chamber, laboratorium rapid test, ambulans bertekanan negatif, dan tim disinfektan. Kami memberlakukan protokol Covid-19 di RS Lapangan ini dengan tenaga medis hingga administrasi menggunakan APD lengkap," kata dia, Kamis (7/5).

Jupriah mengatakan, RS lapangan berfungsi sebagai pendeteksi awal Covid-19 dengan metode rapid test. Pemeriksaan rapid test bila didapatkan positif maka akan dilanjutkan dengan perujukan guna pemeriksaan swab test untuk diagnosa pasti.

"Ambulan tekanan negatif digunakan untuk merujuk pasien PDP maupun terkonfirmasi menuju RS rujukan Covid-19," terang Jupriah.

Ketua BSMI DKI Jakarta ini juga mengungkapkan RS Lapangan BSMI akan segera dilengkapi layanan psikososial bagi masyarakat dan aktivitas respons BSMI dalam menghadapi bencana corona.

"Banyak masyarakat yang secara psikis juga terdampak pandemik ini. Kami siapkan layanan psikososial gabungan tim BSMI dari seluruh Indonesia yang sudah berpengalaman turun ke daerah-daerah bencana," papar Jupriah.

Ketua Satgas Covid-19 BSMI, Muhammad Rudi menambahkan, semua kegiatan sebagai respons aksi kemanusiaan Covid-19 oleh BSMI akan berpusat di RS lapangan.

"Kita sudah berpengalaman menjalankan RS lapangan di daerah bencana. RS lapangan juga menjadi pusat respons BSMI dalam menghadapi pandemik Covid-19," ungkap Rudi.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya