Berita

Paus Fransiskus/Net

Global

Paus Fransiskus Ajak Semua Umat Beragama Berdoa Dan Berpuasa Serentak Pada 14 Mei

KAMIS, 07 MEI 2020 | 06:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemimpin Vatikan Paus Fransiskus menyerukan penganut semua agama bersatu pada Kamis untuk berpuasa dan berdoa meminta pertolongan Tuhan untuk mengakhiri pandemi virus corona.

Paus Fransiskus mengeluarkan seruan itu setelah memimpin Hari Doa Sedunia untuk Panggilan bagi umat Katolik pada hari Minggu, (3/5).

Paus mengatakan dia telah menerima proposal dari Komisi Tinggi untuk Persaudaraan Manusia (HCHH), yang menyerukan orang-orang dari semua agama dan keyakinan bersatu secara spiritual untuk berdoa dan berpuasa pada 14 Mei mendatang untuk memohon kepada Tuhan agar menolong umat manusia mengatasi wabah corona.


Imam Besar Al Azhar di Cairo, Mesir, Ahmad al-Tayeb menyambut inisiatif untuk berdoa dan berpuasa bersama seluruh umat beragama pada 14 Mei.
Dia mengajak seluruh orang di dunia untuk berdoa dan melakukan kerja amal.

"Demi Allah supaya mengangkat wabah itu dari kita dan seluruh dunia," tulis Imam Besar al-Tayeb pada akun Facebook, seperti dikutip dari Al Arabiya.

Ajudan Paus Fransiskus, Monsignor Yoannis Lahzi Gaid, seorang pendeta dari Mesir, mengatakan hari itu akan menjadi momen bersejarah.

"Ini akan menjadi yang pertama kali bahwa seluruh manusia disatukan untuk satu tujuan, berdoa bersama, sesuai keyakinan mereka masing-masing memberikan bukti bahwa keyakinan mempersatukan, bukan memecah belah," kata Gaid yang juga anggota HCHH.

"Covid-19 telah membuat kita semua bertekuk lutut. Tetapi berlutut adalah posisi terbaik untuk berdoa," sambung Gaid.

Pandemi telah melewati lintas batas dan budaya tanpa diskriminasi, berdampak terhadap semua orang apa pun agama dan latar belakangnya.

Komisi Tinggi untuk Persaudaraan Manusia yang dibentuk tahun lalu dengan dukungan Uni Emirat Arab juga menyerukan doa untuk para ilmuwan agar menemukan vaksin Covid-19 sesegera mungkin.

Dukungan Paus Fransiskus kepada inisiatif Komisi untuk berdoa dan berpuasa bersama pada 14 Mei juga didiukung Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Presiden Lebanon Michel Aoun, dan Ecumenical Patriarch of Constantinople Bartholomew.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya