Berita

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, saat menyerahkan bantuan untuk warga Vigedug/Istimewa

Kesehatan

Sukses Jalani Isolasi Mandiri 14 Hari, Seluruh Warga Desa Cigedug Bisa Kembali Beraktivitas

RABU, 06 MEI 2020 | 08:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Mulai hari ini, Rabu (6/5), seluruh warga Desa Cigedug Kabupaten Garut bisa kembali beraktivitas di luar rumah. Karena isolasi mandiri satu kampung yang dilakukan selama 14 hari telah berakhir.

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, isolasi warga di Cigedug telah selesai dan tak ada yang terkena wabah corona. Mulai hari ini, isolasi selesai setelah dilakukan sejak 22 April lalu.

“Berhasil di Cigedug (isolasi mandiri). Dengan diberikan Rp 700 ribu per kepala keluarga, mereka taat diam di rumah. Total Rp 210 juta untuk satu kampung itu karena ada 315 KK. Sekarang sudah clear,” ucap Rudy, Rabu (6/5), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Seperti diketahui, isolasi kepada warga satu kampung dilakukan setelah salah satu warganya meninggal dunia dan dinyatakan positif Covid-19.

Warga berjenis kelamin laki-laki berusia 20 tahun itu juga sempat kabur dari ruang isolasi RSUD dr Slamet Garut saat berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Sehingga untuk mencegah penyebaran, seluruh warga kampung pun terpaksa diisolasi.

Ditambahkan Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, dari hasil rapid test semua warga di Desa Cigedug yang melaksanakan isolasi dinyatakan nonreaktif. Pihaknya memutuskan, pada hari ini, masyarakat bisa kembali beraktivitas.

“Saya sudah minta bu camat untuk membuka isolasi dan warga bisa beraktivitas seperti biasa,” kata Helmi.

Meski telah selesai isolasi, warga di Desa Cigedug tetap harus mengikuti aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Karena sejak hari ini, PSBB di Garut mulai diberlakukan.

“Tetap sama PSBB berlaku di sana (Cigedug). Masuk jadi salah satu dari 14 kecamatan yang diterapkan PSBB,” ucapnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya