Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Pandemik Covid-19, Pimpinan DPRD: Pendapatan DKI Jakarta Turun Signifikan

SELASA, 05 MEI 2020 | 21:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pendapatan DKI Jakarta dari sektor pajak menurun signifikan akibat pandemik Covid-19. Pendapatan DKI diprediksi tahun ini berkurang 53,65 persen menjadi Rp 47,18 triliun.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi kepada redaksi, Selasa (5/5).

"Kekuatan APBD sekarang ini sampai Desember dalam kondisi begini kira-kira Rp 47,18 triliun," ujar Suhaimi.


Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2020 ditetapkan pendapatan bisa mencapai Rp 87,95 triliun.

Namun, realisasi pendapatan DKI hingga 30 April 2020 baru mencapai Rp 15,59 triliun. Karena itu, pendapatan dari 1 Mei-31 Desember diproyeksikan hanya Rp 31,59 triliun.

Data pemerintah DKI memperlihatkan pendapatan dari pajak hotel hingga akhir tahun ini diperkirakan hanya Rp 625 miliar atau 32,05 persen dari target awal.

Untuk pajak restoran sekitar Rp 1,45 miliar atau 34,12 persen. Selanjutnya pemasukan dari pajak hiburan diperkirakan Rp 300 miliar atau 27,27 persen.

"Yang tidak berkurang cuma pajak rokok, tapi yang lain-lainnya secara umum berkurang," ujar Ketua Dewan Syariah Wilayah PKS DKI Jakarta itu.

Menurut dia, prediksi ini fluktuatif tergantung pada kondisi pandemik Covid-19 di ibukota.

Pendapatan daerah bakal diperkirakan naik lagi jika wabah virus corona melandai. Namun, pemasukan bisa bertambah turun apabila pandemik tak kunjung mereda.

"Prediksi ini masih sangat bisa jadi berubah lagi melihat kondisi Covid-19," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya