Berita

Didi Kempot/Net

Nusantara

Didi Kempot Berpulang, PKB Yakin Nama Dan Karyanya Akan Abadi

SELASA, 05 MEI 2020 | 18:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kepergian sang maestro campursari , Didi Kempot, yang secara mendadak mengejutkan banyak pihak.  

Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hasanudin Wahid mengatakan
berpulangnya Didi Kempot adalah kehilangan yang mendalam. Setidaknya, hal itu terasa bagi PKB.

"Lord Didi adalah obat stress dari kegalauan sosial masyarakat," ungkapnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/4).

"Lord Didi adalah obat stress dari kegalauan sosial masyarakat," ungkapnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/4).

Hasanudin Wahid  mengungkapkan PKB menaruh hati yang spesial kepada almarhum. Hal itu lantaran di moment hari lahir PKB dan pengukuhan pengurus, Didi menjadi bintang tamu dan pengisi acara.

Menurut Hasanudin Wahid, penyanyi yang dijuluki 'The Godfather Of Broken Heart' itu bukan sekedar seniman tetapi juga terapis sosial.

Meski lagu-lagunya sangat kental nuansa Jawa, tetapi masyarakat dari suku dan etnis manapun di Indonesia bisa menikmatinya dan menjadikan lagu-lagu Didi sebagai pelipur lara dan penyemangat.

"PKB yakin Mas Didi “abadi” nama dan karyanya meski raganya telah berpulang," katanya.

"Sugeng tindak Lord Didi, engkau mengajarkan bahwa lagu itu alat bagi masyarakat menguatkan, bahkan menjadi pelatuk terjadinya perubahan sosial," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya