Berita

Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto/Ist

Kesehatan

ODP Bertambah 1.046 Orang Dan PDP 2.388, Ini Rinciannya

SELASA, 05 MEI 2020 | 18:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah kasus dengan kategori orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah cukup signifikan pada hari ini.

Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, data yang ia paparkan adalah hasil rekapitulasi hingga Selasa (5/5) pukul 12.00 WIB.

"Orang dalam pemantauan (ODP) berdasarkan laporan yang kami akumulasi dari semua provinsi di seluruh Indonesia sebanyak 239.226 orang," ucap Achmad Yurianto dalam jumpa pers virtual di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur.


Dari total ODP yang dipantau kondisi kesehatannya, ada sebanyak 200 ribu orang sudah selesai dipantau dan dinyatakan sehat. Tapi berdasarkan grafik yang dicatat oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, ada sebanyak 1.046 kasus ODP baru yang tercatat hari ini.

Di samping itu, terjadi penambahan cukup melonjak dari kasus PDP hari ini. Di mana, ada tambahan kasus sebanyak 2.388 orang yang terdata. Namun jika dibandingkan dengan tambahan kasus PDP pada Senin (4/5) kemarin, jumlahnya hanya sebanyak 890 orang.

Kendati begitu, Achmad Yurianto menyebut jumlah total PDP hari sudah sebanyak 26.408 orang dan tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.

"Sebagian besar provinsi sudah kami dapatkan, berapa yang sudah selesai dipantau, dan kemudian ada beberapa yang ternyata konfirmasi menjadi positif," sebutnya.

"Namun di beberapa yang lainnya kami masih meng-update dari provinsi-provinsi yang ada," demikian Achmad Yurianto.

Sebagai informasi, darerah yang terdampak Covid-19 sampai hari ini sudah terjadi di 335 kabupaten kota dari 34 provinsi.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya