Berita

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono/Net

Politik

Usul BLT Dibanding Sembako, Ini Skema Yang Ditawarkan Komisi A DPRD DKI

SENIN, 04 MEI 2020 | 17:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, mengusulkan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk dapat memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19 berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) ketimbang paket sembako.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono menjelaskan, nantinya pemberian BLT bisa dilakukan melalui transfer bank atau diberikan secara tunai kepada 1.194.633 penerima bantuan sesuai dengan data yang dimiliki Pemprov DKI.

"Untuk KK yang memiliki nomor rekening bantuan bisa diberikan secara tranfer dan bagi KK yang tidak memiliki nomor rekening maka bantuan diberikan secara tunai," umgkapnya melalui keterangan tertulis, Senin (4/5).


Pemberian bantuan tunai ini dapat dilakukan selama 1 bulan dengan total bantuan tunai yang diberikan sebesar Rp 598.000. Dengan jumlah tersebut, maka nantiya kebutuhan anggaran BLT selama 1 bulan sebesar Rp 714.390.534.000, dengan 1.194.633 KK.

"Penguatan pengawasan penerima bantuan dapat dilakukan dengan memublikasikan nama-nama penerima sosial di kantor kelurahan, balai RW, maupun melalui portal media sosial resmi Pemprov DKI Jakarta," jelasnya.

Selain itu, disediakan pula hotline khusus untuk melaporkan penyimpangan BLT terhadap pemberian bantuan sosial tersebut.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia dan Kejaksaan RI untuk melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran hukum dalam pemberian bantuan sosial tersebut," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya