Berita

Achmad Yurianto/Net

Kesehatan

Hingga Hari Ini, Spesimen Yang Diperiksa Sebanyak 116.861 Sampel Dari 86.061 Pasien

SENIN, 04 MEI 2020 | 17:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

RMOL. Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan penambahan jumlah spesimen yang sudah diperiksa hingga hari ini.

Berdasarkan data per Senin (4/5) pukul 12.00 WIB, pemerintah mencatat jumlah sampel yang diambil meningkat secara total.

"Data selama 24 jam terakhir, jumlah spesimen yang kita periksa sampai dengan saat ini sebanyak 116.861 spesimen, ini berasal dari 86.061 orang pasien," kata Achmad Yurianto dalam jumpa pers virtual, di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Senin (4/5).


Sementara itu, dari total spesimen yang diperiksa itu, tercatat adanya tambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 395 orang. Sehingga jumlah akumulatif kasus positif sudah mencapai 11.587 orang kasus konfirmasi positif Covid-19.

Adapula dari pemeriksaan iti didapat pasien positif yang berhasil sembuh. Achmad Yurianto menyebutkan, pasien sembuh yang tercatat hari ini bertambah 78 orang, sehingga totalnya menjadi 1.954 orang.

"Sebaran pasien sembuh yang paling banyak adalah di DKI Jakarta 632 (orang), kemudian Sulawesi Selatan 199, Jawa Timur 178, Jawa Barat 159, dan Bali 159. Dari total keseluruhannya adalah 1.954 orang," ucap Achmad Yurianto.

Namun mirisnya, kasus meninggal pada hari ini, disebutkan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemnkes ini, bertambah sebanyak 19 orang. Sehingga total naik jumlahnya menjadi 864 orang.

"Inilah yang kemudian bisa kita sampaikan. Mari kita berpartisipasi secara aktif dalam penanganan Covid- 19, mari kita putuskan penularan Covid-19," demikian Achmad Yurianto.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya