Berita

Presiden Brasil Jair Bolsonaro/Net

Dunia

Perintah Bolsonaro Usir Staf Diplomatik Venezuela Dijegal Pengadilan Tinggi Brasil

MINGGU, 03 MEI 2020 | 12:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Langkah Presiden Brasil Jair Bolsonaro untuk mengusir puluhan diplomat Venezuela dari negara tersebut dijegal Pengadilan Tinggi.

Hakim Mahkamah Agung, Luis Roberto Barroso mengeluarkan perintah pada hari Sabtu (2/5), untuk menunda keputusan 10 hari yang dikeluarkan oleh Bolsonaro untuk mengusir 30 diplomat dan staf konsuler Venezuela dari Brasil.

Keputusan Bolsonaro dan Kementerian Luar Negeri Brasil itu memberi Venezuela batas waktu 10 hari untuk menarik staf diplomatnya di tengah hubungan yang semakin memburuk antara kedua negara.


Namun Hakim Barroso menerima permintaan perintah dari anggota parlemen oposisi, yakni Partai Buruh yang berpendapat bahwa pengusiran tersebut dapat melanggar Konstitusi Brasil, serta perjanjian internasional tentang hak asasi manusia dan Konvensi Wina tentang hubungan diplomatik.

Karena itu, dia mengeluarkan perintah penundaan keputusan Bolsonaro tersebut.

Bolsonaro pun geram dengan perintah tersebut. Melalui akun Twitternya, dia menegaskan desakannya agar Venezuela marik staf diplomatiknya.

Dia pun mengkritik suara sumbang dari anggota parlemen Paulo Pimenta yang memita Hakim Mahkamah Agung untuk menunda keputusan Bolsonaro.

"Anggota parlemen ini adalah pembela gigih rezim Chavez/Maduro," tuding Bolsonaro. Dia merujuk pada mendiang pemimpin kiri Venezuela Hugo Chavez dan penggantinya Presiden Nicolas Maduro.

Di sisi lain, Hakim Barroso mengatakan bahwa pengusiran langsung para diplomat di tengah-tengah pandemi virus corona bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan.

Untuk diketahui, staf diplomatik Venezuela tersebar di sejumlah misi diplomatik di Brasil, yakni di kota Brasilia, Sao Paulo, Rio de Janeiro, Manaus, Belem dan Boa Vista.

Brasil sendiri telah menarik seluruh diplomatnya dari Caracas pada 17 April lalu. Pemerintah Bolsonaro berharap Venezuela melakukan hal yang sama pada 2 Mei ini.

Namun pemerintah Venezuela mengatakan bahwa tidak ada negosiasi semacam itu yang dibuat dan bersikukuh bahwa staf diplomatiknya akan tetap tinggal di Brasil.

Dikabarkan Reuters (Minggu, 3/5), Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza bahkan menuduh Brasil telah melanggar hukum internasional dengan memaksa personil diplomatiknya pergi.

Brasil diketahui bergabung dengan lebih dari 50 negara lain di dunia yang tidak mengakui legitimasi Maduro dan telah menyerukan pemilihan demokratis di Venezuela.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya