Berita

Narapidana di Manaus melakukan pemberontakan/Net

Dunia

COVID-19

Was-was Virus Corona, Narapidana Di Brasil Sandera Penjaga Pejara

MINGGU, 03 MEI 2020 | 09:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah pemberontakan narapidana terjadi di sebuah penjara di Brasil akhir pekan ini (Sabtu, 2/5).

Sekelompok narapidana menyandera tujuh orang penjaga penjaga penjara di Manaus, yakni ibukota negara bagian Amazonas.

Otoritas penjara melaporkan, tidak ada kematian akibat kejadian tersebut. Namun 10 penjaga dan lima narapidana mengalami luka, namun tidak kritis.


Mereka mengklaim, pemberontakan tersebut merupakan upaya melarikan diri yang gagal dilakukan oleh narapidana.

Namun sejumlah kerabat para narapidana yang berkumpul di luar penjara mengatakan, para narapidana memberontak karena kondisi yang buruk di dalam penjara, termasuk kurangnya makanan, tenaga dan perhatian medis.

Kondisi tersebut membuat para narapidana semakin rentan akan penularan virus corona atau Covid-19.

Dikabarkan Channel News Asia, layanan kesehatan di negara bagian Amazonas sendiri saat ini tengah kewalahan menangani pasien virus corona.

Menurut otoritas setempat, virus corona bahkan telah menyebar ke dua lembaga pemasyarakatan alias pejara di Amazonas.

Belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Brasil soal kekhawatiran penyebaran virus corona di penjara.

Pemberontakan narapidana semacam ini merupakan hal yang marak terjadi di kawasan Amerika Latin selama beberapa waktu belakangan, karena kekhawatiran akan penyebaran virus corona di dalam penjara.

Pada akhir April lalu, narapidana di ibukota Argentina Buenos Aires naik ke atap penjara dan membakar kasur. Mereka mengatakan mereka menolak mati ketika dikurung.

Sementara di Peru, sembilan narapidana tewas dalam kerusuhan penjara di Peru awal pekan ini.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya