Berita

Polisi menggunakan APD lengkap saat melakukan operasi penangkapan migran tidak berdokumen di Kuala Lumpur/NNC

Dunia

COVID-19

Rem Penularan Virus Corona, Malaysia Tangkap Ratusan Migran Tidak Berdokumen

MINGGU, 03 MEI 2020 | 08:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Malaysia melakukan berbagai daya dan upaya untuk mengerem penularan virus corona alias Covid-19 di negara tersebut. Salah satu upaya terbarunya adalah dengan menangkap migran tidak berdokumen.

Operasi penangkapan migran terbaru dilakukan awal Mei ini. Pihak kepolisian Malaysia mengatakan, ratusan migran yang ditangkap kemudian akan ditahan di fasilitas penahanan untuk memastikan mereka tidak bergerak dan menyebarkan potensi penyakit.

Kepala polisi Malaysia, Abdul Hamid Bador mengatakan bahwa operasi penangkapan dilakukan dengan melakukan penggerebekkan di sejumlah wilayah di ibukota yang diketahui menampung orang asing.


Namun, langkah Malaysia tersebut bukan tanpa kritik. Dikabarkan BBC (Sabtu, 2/4) PBB telah mendesak pemerintah Malaysia untuk membebaskan anak-anak dan orang-orang yang rentan dari kamp-kamp penahanan tempat para migran ditahan.

Sementara itu Phil Robertson dari Human Rights Watch mengatakan bahwa penahanan semacam itu berisiko memperburuk pandemi di Malaysia, baik dalam hal potensi wabah di dalam kamp, maupun juga dengan membuat orang tidak berdokumen lebih kecil kemungkinannya untuk bekerja sama.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya